Terima Kasih, Anda sudah mengunjungi blog Pecinta Rasulullah SAW, semoga Allah selalu Menanamkan Rasa Cinta dan Rindu kepada Allah SWT dan Sayyidina Muhammad SAW kepada Diri kita Hingga kita Wafat dalam Khusnul Khotimah AAMIIN.........
kritik dan saran : mufe.majelis@gmail.com_____Alamat lengkap Majelis Rasulullah SAW: jl. Cikoko Barat V, RT 03/05, NO 66, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan (12770),
Tampilkan postingan dengan label Berlimpahnya Harta Pada Muslimin-Muslimat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berlimpahnya Harta Pada Muslimin-Muslimat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2013

HAKIKAT REZEKI

HAKIKAT REZEKI

SULTHANU QULUB HABIBANA MUNZIR BIN FUAD
ALMUSAWA berkata:

Dikatakan oleh Hujjatul Islam Al-Imam Abu Hamid
Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al
Ghazali At Thusiy Rahimahullah, ia menjelaskan
bahwa tiadalah rizki yang akan sampai ke mulut
kita kecuali telah tertulis nama kita pada rizki itu.

Jika itu buah pisang atau sebutir beras pun telah
tertulis nama kita bahwa rizki ini akan sampai ke
mulut si fulan bin fulan, maka hal yang demikian
sudah ditentukan oleh Allah.

Walaupun ia berada di tempat yang sangat dekat
dengan makanan itu tetapi itu bukan rizkinya.
maka makanan itu tidak akan sampai ke mulutnya.

Entah makanan itu dicuri, atau ia ada kesibukan
lain sehingga makanan itu ia tinggalkan, atau
makanan itu tumpah dan lainnya.

Karena dalam rizki itu tertulis milik hewan,
mungkin milik kucing, milik ikan, milik anjing dan
yang lainnya, maka makanan itu bukan rizkinya
walaupun sudah ada dihadapannya.

Rizkinya adalah makanan yang telah sampai ke
mulutnya dan yang ia telan, yang pada hakikatnya
ia diberi makan oleh Allah Subhanahu Wata'ala.

Namun sebagian orang tidak mau menembus
hakikat kehidupan ini, hakikat datangnya makanan,
hakikat datangnya minuman, hakikat kehidupannya
datangnya dari mana dan lain sebagainya.

PADAHAL JIKA IA RENUNGKAN IA AKAN TEMUKAN
BAHWA ALLAH SANG MAHA RAJA LANGIT DAN
BUMI, DAN MAHA MENGAMANKAN MEREKA DARI
KERISAUAN. "-


Sabtu, 05 Oktober 2013

KALAM CINTA HABIBANA


"Tiadalah kehidupan pasti menemui kematian,
tiadalah perkumpulan pasti menemui perpisahan"

"Satu hembusan nafasmu , ialah selangkah
menuju ajal"

"Beruntunglah dan tiada yang lebih beruntung
kecuali para Pecinta Sayyidina Muhammad
Shalallahu 'Alaihi Wasallam"

"Tiadalah yang lebih ditakuti Syaiton , para Jin,
dan Iblis melebihi hati yang berdzikir. Ketika hati
sedang ingat Allah , itulah yang paling ditakuti
oleh Syaithon"

"Tak ada yang lebih cepat mendatangkan
keridhoan Allah SWT. Melainkan bakti kepada
Ayah dan Ibunda"

"Sunnguh tiada Hadiah yang lebih Agung dari
doa"

"Ketahuilah bahwa peristiwa yang disebut
(Kematian) justru itulah Hakikat kehidupan yang
abadi"

"Ketahuilah bahwa cinta Allah , Allah titipkan
kepada Sesosok Manusia yang bernama
Sayyidina Muhammad Saw."

"Ketahuilah bahwa tuntunan terindah ialah
tuntunan Nabi ku dan Nabi kita semua yaitu
(Sayyidina Muhammad Saw)."

"Perindahlah siang-siang hari kita pada bulan
Ramadhan dengan puasa dan ibadah lainnya,
serta hiasilah dan sempurnakan malam-
malamnya dengan memperbanyak shalat tarawih
dan membaca Al qur’an."

"Do'a kita pun kepada Saudara/i kita adalah
sedekah, sebagaimana yang disabdakan Oleh
Sayyidina Muhammad Saw : "Semua yang baik
adalah sedekah".

"Getarkanlah bibirmu ketika menyebut nama
Yang Maha Agung (Fukullu Jami'an Ya
Allah...Ya Allah...Ya Allah)"

"Jadikanlah mulai saat ini Dzikir menjadi sebuah
kebutuhan kita, sebagaimana kita membutuhkan
makan."

"Nabi shallallahu'alaihi wasallam bersabda
riwayat shahih Muslim...

"Tiada akan datang
hari kiamat selama masih ada di muka bumi
yang memanggil nama ALLAH, ALLAH" (Shahih
Muslim)

"Kematian adalah guru terbaik dalam kehidupan,
sedikit saja kita lalai dari mengingat kematian
maka kita akan kehilangan guru terbaik dalam
kehidupan… Dia datang dengan tiba-tiba tanpa
kenal permisi.. Apakah kita siap menyambut
kedatangan sang malaikat maut ? adakah kita
siap menyongsong malam pertama di alam
kubur?…."

"Kita bangkit dengan kelembutan , bukan dengan
kekerasan."

"Jadikan sabar dan do'a sebagai senjata
terdahsyat dalam kehidupan ku dan kalian."

''Bila semua yang dialam semesta ini
membenciku , Demi ke Agungan-Mu asalkan
Engkau tidak murka kepadaku, makaaku tidak
perduli".


Rabu, 13 Juli 2011

Kisah Rasulullah SAW dengan Gadis Kecil Yatim


Kisah Rasulullah SAW dengan Gadis Kecil Yatim

Kisah ini terjadi di Madinah pada suatu pagi di hari raya Idul Fitri. Rasulullah saw seperti biasanya mengunjungi rumah demi rumah untuk mendoakan para muslimin dan muslimah, mukminin dan mukminah agar merasa bahagia di hari raya itu. Alhamdulillah, semua terlihat merasa gembira dan bahagia, terutama anak-anak. Mereka bermain sambil berlari-lari kesana kemari dengan mengenakan pakaian hari rayanya. Namun tiba-tiba Rasulullah saw melihat di sebuah sudut ada seorang gadis kecil sedang duduk bersedih. Ia memakai pakaian tambal-tambal dan sepatu yang telah usang.

Rasulullah saw lalu bergegas menghampirinya. Gadis kecil itu menyembunyikan wajahnya dengan kedua tangannya, lalu menangis tersedu-sedu. Rasulullah saw kemudian meletakkan tangannya yang putih sewangi bunga mawar itu dengan penuh kasih sayang di atas kepala gadis kecil tersebut, lalu bertanya dengan suaranya yang lembut : “Anakku, mengapa kamu menangis? Hari ini adalah hari raya bukan?” Gadis kecil itu terkejut. Tanpa berani mengangkat kepalanya dan melihat siapa yang bertanya, perlahan-lahan ia menjawab sambil bercerita : “Pada hari raya yang suci ini semua anak menginginkan agar dapat merayakannya bersama orang tuanya dengan berbahagia. Anak-anak bermain dengan riang gembira. Aku lalu teringat pada ayahku, itu sebabnya aku menangis. Ketika itu hari raya terakhir bersamanya. Ia membelikanku sebuah gaun berwarna hijau dan sepatu baru. Waktu itu aku sangat bahagia. Lalu suatu hari ayahku pergi berperang bersama Rasulullah saw. Ia bertarung bersama Rasulullah saw bahu-membahu dan kemudian ia meninggal. Sekarang ayahku tidak ada lagi. Aku telah menjadi seorang anak yatim. Jika aku tidak menangis untuknya, lalu siapa lagi?”
Setelah Rasulullah saw mendengar cerita itu, seketika hatinya diliputi kesedihan yang mendalam. Dengan penuh kasih sayang ia membelai kepala gadis kecil itu sambil berkata: “Anakku, hapuslah air matamu… Angkatlah kepalamu dan dengarkan apa yang akan kukatakan kepadamu…. Apakah kamu ingin agar aku menjadi ayahmu? …. Dan apakah kamu juga ingin agar Fatimah menjadi kakak perempuanmu…. dan Aisyah menjadi ibumu…. Bagaimana pendapatmu tentang usul dariku ini?”
Begitu mendengar kata-kata itu, gadis kecil itu langsung berhenti menangis. Ia memandang dengan penuh takjub orang yang berada tepat di hadapannya. Masya Allah! Benar, ia adalah Rasulullah saw, orang tempat ia baru saja mencurahkan kesedihannya dan menumpahkan segala gundah di hatinya. Gadis yatim kecil itu sangat tertarik pada tawaran Rasulullah saw, namun entah mengapa ia tidak bisa berkata sepatah katapun. Ia hanya dapat menganggukkan kepalanya perlahan sebagai tanda persetujuannya. Gadis yatim kecil itu lalu bergandengan tangan dengan Rasulullah saw menuju ke rumah. Hatinya begitu diliputi kebahagiaan yang sulit untuk dilukiskan, karena ia diperbolehkan menggenggam tangan Rasulullah saw yang lembut seperti sutra itu.
Sesampainya di rumah, wajah dan kedua tangan gadis kecil itu lalu dibersihkan dan rambutnya disisir. Semua memperlakukannya dengan penuh kasih sayang. Gadis kecil itu lalu dipakaikan gaun yang indah dan diberikan makanan, juga uang saku untuk hari raya. Lalu ia diantar keluar, agar dapat bermain bersama anak-anak lainnya. Anak-anak lain merasa iri pada gadis kecil dengan gaun yang indah dan wajah yang berseri-seri itu. Mereka merasa keheranan, lalu bertanya :
“Gadis kecil, apa yang telah terjadi? Mengapa kamu terlihat sangat gembira?”
Sambil menunjukkan gaun baru dan uang sakunya gadis kecil itu menjawab :
“Akhirnya aku memiliki seorang ayah! Di dunia ini, tidak ada yang bisa menandinginya! Siapa yang tidak bahagia memiliki seorang ayah seperti Rasulullah? Aku juga kini memiliki seorang ibu, namanya Aisyah, yang hatinya begitu mulia. Juga seorang kakak perempuan, namanya Fatimah. Ia menyisir rambutku dan mengenakanku gaun yang indah ini. Aku merasa sangat bahagia, dan ingin rasanya aku memeluk seluruh dunia beserta isinya.”
Rasulullah saw bersabda : “Siapa yang memakaikan seorang anak pakaian yang indah dan mendandaninya pada hari raya, maka Allah SWT akan mendandani/menghias inya pada hari Kiamat. Allah SWT mencintai terutama setiap rumah, yang di dalamnya memelihara anak yatim dan banyak membagi-bagikan hadiah. Barangsiapa yang memelihara anak yatim dan melindunginya, maka ia akan bersamaku di surga.“
Judul Asli “Wie der Prophet ein waises Maedchen zum Fest gluecklich machte”, diterjemahkan dari buku “Ich erlerne meine Religion: Die fuenf Saeulen des Islam“, Asim dan Muerside Uysal, terjemahan dalam bahasa Jerman oleh Marianne Zaric, Istanbul.


Senin, 20 September 2010

Berlimpahnya Harta Pada Muslimin-Muslimat

PDF Print E-mail
SocialTwist Tell-a-Friend
Ditulis Oleh: Munzir Almusawa   
Sunday, 19 September 2010
Berlimpahnya Harta Pada Muslimin-Muslimat, 13 September 2010


قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُكْثَرَ فِيكُمْ الْمَالُ فَيَفِيضَ حَتَّى يُهِمَّ رَبَّ الْمَالِ مَنْ يَقْبَلُ صَدَقَتَهُ وَحَتَّى يَعْرِضَهُ فَيَقُولَ الَّذِي يَعْرِضُهُ عَلَيْهِ لَا أَرَبَ لِي (صحيح البخاري)
Sabda Rasulullah saw:
“tiada akan datang hari kiamat, hingga berlimpahnya harta, maka ia bagai ditumpahkan seluas luasnya, hingga kerisauan para pemilik harta itu adakah yg mau menerima sedekah dari harta mereka, hingga para pemilik harta masing masing mencari dan menawar nawarkan hartanya, dan mereka menjumpai orang orang yg mereka tawarkan itu menjawab : aku tak membutuhkannya”


Peduli Acara MAJELIS RASULULLAH SAW Bank syariah mandiri 061-7121-494 a/n Munzir Almusawa_______Majelis Nisa di seketariat MAJELIS RASULULLAH SAW, setiap hari minggu pkl 14.00 WIB s/d selesai. Tausiah akan disampaikan langsung oleh AL ALAMAH ALHABIB MUNZIR BIN FUAD ALMUSAWA. majelis kusus nisa/WANITA
Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More