Terima Kasih, Anda sudah mengunjungi blog Pecinta Rasulullah SAW, semoga Allah selalu Menanamkan Rasa Cinta dan Rindu kepada Allah SWT dan Sayyidina Muhammad SAW kepada Diri kita Hingga kita Wafat dalam Khusnul Khotimah AAMIIN.........
kritik dan saran : mufe.majelis@gmail.com_____Alamat lengkap Majelis Rasulullah SAW: jl. Cikoko Barat V, RT 03/05, NO 66, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan (12770),
Tampilkan postingan dengan label Cobaan Di Alam Kubur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cobaan Di Alam Kubur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Oktober 2013

BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT AKAN MENGHAPUS DOSA-DODA,.


BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT, AKAN
MENGHAPUS DOSA-DOSA KITA

Sulthanu Qulub Habibana Munzir Bin Fuad
Almusawa Allah Yarham Berkata:
Allah SWT berfirman : “Boleh jadi kamu membenci
sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia
amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui.” ( QS. Al Baqarah : 216 )

Rahasia keluhuran dari kelembutan ketentuan Ilahi
ditunjukkan disini Agar kita memahami apa-apa
yang telah kita mohonkan kepada Allah SWT,
namun belum Allah SWT kabulkan maka barangkali
hal itu belum baik untuk kita saat ini, dan Pastilah
Allah akan memberikan yang lebih baik dari yang
kita minta.

Allah tidak pernah memberi sesuatu yang sama
seperti yang diminta oleh hamba-Nya, Allah pasti
akan memberi hajatnya dan ditambah lagi
pahalanya atau diberi penghapusan dosa sebab dia
berdoa, sebagaimana firman-Nya dalam hadits
qudsi:
" WAHAI KETURUNAN ADAM , JIKA ENGKAU
BERDOA DAN BERHARAP KEPADAKU NISCAYA
KUAMPUNI DOSA-DOSA KALIAN TANPA
KUPERTANYAKAN LAGI. " (HR Musnad Ahmad).

Maka ketahuilah bahwa mengampuni dosa adalah
sesuatu yang mudah dan remeh bagi Allah
subhanahu wata’ala, namun jangan kita
meremehkannya, karena jika hal itu terjadi bisa
saja Allah SWT tidak mau mengampuni dosa-
dosanya.

Jika kita meremehkan dengan berfikir bahwa Allah
SWT pasti mengampuni dosa sehingga timbul
dalam fikiran kita untuk tidak perlu menjalankan
perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka hal
yang seperti itu bukanlah merupakan harapan atau
prasangka baik terhadap Allah SWT, Akan tetapi
merupakan penghinaan makhluk terhadap Allah
Subhanahu wata’ala.


BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT AKAN MENGHAPUS DOSA-DODA,.


BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT, AKAN
MENGHAPUS DOSA-DOSA KITA

Sulthanu Qulub Habibana Munzir Bin Fuad
Almusawa Allah Yarham Berkata:
Allah SWT berfirman : “Boleh jadi kamu membenci
sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia
amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui.” ( QS. Al Baqarah : 216 )

Rahasia keluhuran dari kelembutan ketentuan Ilahi
ditunjukkan disini Agar kita memahami apa-apa
yang telah kita mohonkan kepada Allah SWT,
namun belum Allah SWT kabulkan maka barangkali
hal itu belum baik untuk kita saat ini, dan Pastilah
Allah akan memberikan yang lebih baik dari yang
kita minta.

Allah tidak pernah memberi sesuatu yang sama
seperti yang diminta oleh hamba-Nya, Allah pasti
akan memberi hajatnya dan ditambah lagi
pahalanya atau diberi penghapusan dosa sebab dia
berdoa, sebagaimana firman-Nya dalam hadits
qudsi:
" WAHAI KETURUNAN ADAM , JIKA ENGKAU
BERDOA DAN BERHARAP KEPADAKU NISCAYA
KUAMPUNI DOSA-DOSA KALIAN TANPA
KUPERTANYAKAN LAGI. " (HR Musnad Ahmad).

Maka ketahuilah bahwa mengampuni dosa adalah
sesuatu yang mudah dan remeh bagi Allah
subhanahu wata’ala, namun jangan kita
meremehkannya, karena jika hal itu terjadi bisa
saja Allah SWT tidak mau mengampuni dosa-
dosanya.

Jika kita meremehkan dengan berfikir bahwa Allah
SWT pasti mengampuni dosa sehingga timbul
dalam fikiran kita untuk tidak perlu menjalankan
perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka hal
yang seperti itu bukanlah merupakan harapan atau
prasangka baik terhadap Allah SWT, Akan tetapi
merupakan penghinaan makhluk terhadap Allah
Subhanahu wata’ala.


Minggu, 29 September 2013

Bila kematian sebagai muara bagi kerinduan


Habib Munzir Al Musawa:

Semua yang hidup pasti akan merasakan kematian,
dan kematian bagi para pendosa adalah akhir dari
kebahagiaan dan awal dari kehinaan. Namun
kematian bagi hamba yang rindu pada Sang Maha
Indah adalah berakhirnya segala cobaan dan
bermulanya keindahan yang kekal. Tiadalah
kehidupan dunia itu kecuali panggung sandiwara,
yang kaya belum tentu bahagia dan yang miskin
belum tentu dalam keadaan susah bahkan bisa jadi
dalam hari-harinya selalu bahagia, bisa saja orang
yang kelihatannya mulia dan kaya barangkali dia
dalam kesusahan dan sangat mendambakan
kemerdekaan seperti orang-orang yang miskin.
Orang-orang yang semakin tinggi jabatannya
hakikatnya ia semakin terpenjara dan semakin
terjajah oleh jabatannya. Sedangkan orang yang
berada di pinggiran jalan, bebas kapan saja dia
mau makan ia bisa makan, tetapi orang yang
sudah bekerja sebagai pegawai untuk makan ada
waktu yang ditentukan, semakin tinggi jabatannya
maka semakin sulit gerakannya, semakin penuh
alam pemikirannya maka semakin sulit ia
merasakan keindahan dan semakin terganggu
istirahatnya, sedangkan orang yang susah kapan
pun mau tidur ia bisa tidur dan terserah kapan ia
mau bangun, tetapi tidak demikian dengan orang
yang semakin tinggi jabatannya di dunia. Maka
kaya dan miskin bukanlah menjadi tolak ukur, kaya
ataupun miskin, jabatan rendah ataupun tinggi
kesemuanya itu selalu terjadi sepanjang bumi
diciptakan, dari generasi ke generasi mereka hidup
ada yang dalam kesusahan dan ada yang dalam
kebahagiaan, ada yang dalam kehinaan dan ada
yang dalam kemuliaan, ada yang dalam derajat
tinggi dan ada yang dalam derajat rendah, ada
yang dalam musibah dan ada yang dalam
kenikmatan, kesemunya itu telah terjadi dan akan
terus terjadi, aku dan kalian sedang melewatinya
kemudian akan melupakannya dan terlepas darinya,
dan berpindah ke generasi berikutnya, demikian
yang terjadi mulai dari ayahanda kita sayyidina
Adam As, dan yang kekal dan abadi adalah bakti
kepada Allah, cinta Allah, rindu Allah, getaran jiwa
yang bersambung dengan cahaya keluhuran yang
kekal, Yang Maha Melihat setiap getaran perasaan
hamba-Nya, Yang Maha Melihat setiap apa yang
difikirkan oleh hamba-Nya, Yang Maha Melihat apa
yang akan terjadi pada hamba-Nya, Yang Maha
menghargai keinginan hamba yang ingin dekat
kepada-Nya, Yang Maha menyambut hamba yang
ingin kembali dari kehinaan kepada keluhuran atau
menambah dari keluhuran menjadi lebih luhur lagi,
Dialah Yang Maha Baik melebihi segala yang baik
karena semua kebaikan adalah milik-Nya dan
ciptaan-Nya, Dialah Yang Maha berjasa dari semua
yang berjasa, Yang memberi kita jasad, Yang
memberi kita kehidupan, Yang menghamparkan
bumi untuk kita, yang menciptakan hewan,
tumbuhan, bulan, matahari dan segala sesuatu
yang ada di daratan dan di lautan tidak lain
hanyalah untuk mendekat kita kepada-Nya, untuk
mencapai cinta-Nya, untuk mencapai kasih
sayang-Nya, setiap detikmu adalah lamaran cinta
Allah agar engkau menerima cinta Rabbul 'alamin.
Hadirin hadirat, siapa yang tidak kita inginkan
cintanya ini?, siapa yang selalu kita tolak
lamrannya ini?, setiap detik kita selalu ingin
berpaling dari ibadah, ingin berpaling dari cinta
Allah, ingin selalu mentalaq Allah!. Namun Allah
subhanahu wata'ala Maha Baik dan tidak memutus
hamba-Nya meskipun hambnya berkali-kali
mengecewakan-Nya, namun perasaan yang paling
lembut dari semua yang mempunyai perasaan
lembut, Sang pencipta perasaan, Allah mempunyai
perasaan Yang Maha Lembut. Allah mempunyai
siksa yang pedih namun kelembutan-Nya melebihi
kemurkaan-Nya. Oleh sebab itu selalu lah
beristighfar atas nafas-nafas kita yang terlewat
dalam dosa, karena orang yang selalu hidup dalam
dosa bagaikan orang yang tenggelam dalam
samudera kegelapan dan ditimpa gelombang
kegelapan,

sebagaimana firman Allah subhanahu wata'ala:
"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam,
yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak
(pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang
tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan
tangannya, hampir-hampir dia tiada dapat
melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi
cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia
mempunyai cahaya sedikitpun" (QS. An Nur: 40)


Selasa, 14 September 2010

Cobaan Di Alam Kubur

PDF Print E-mail
SocialTwist Tell-a-Friend
Ditulis Oleh: Munzir Almusawa   
Sunday, 12 September 2010
Cobaan Di Alam Kubur, 6 September 2010


قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
مَا مِنْ شَيْءٍ لَمْ أَكُنْ أُرِيتُهُ إِلَّا رَأَيْتُهُ فِي مَقَامِي حَتَّى الْجَنَّةُ وَالنَّارُ فَأُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّكُمْ تُفْتَنُونَ فِي قُبُورِكُمْ مِثْلَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ يُقَالُ مَا عِلْمُكَ بِهَذَا الرَّجُلِ فَأَمَّا الْمُؤْمِنُ أَوْ الْمُوقِنُ فَيَقُولُ هُوَ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ جَاءَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى فَأَجَبْنَا وَاتَّبَعْنَا هُوَ مُحَمَّدٌ، هُوَ مُحَمَّدٌ، هُوَ مُحَمَّدٌ فَيُقَالُ نَمْ صَالِحًا قَدْ عَلِمْنَا إِنْ كُنْتَ لَمُوقِنًا بِهِ وَأَمَّا الْمُنَافِقُ أَوْ الْمُرْتَابُ فَيَقُوْلُ لَا أَدْرِي سَمِعْتُ النَّاسَ يَقُولُونَ شَيْئًا فَقُلْتُهُ
(صحيح البخاري)
Sabda Rasulullah saw :
Tiada sesuatu yg belum pernah kulihat kecuali diperlihatkan padaku saat ini ditempatku berdiri ini, hingga sorga dan neraka, maka diwahyukan padaku bahwa sungguh kalian akan mendapat cobaan di kubur kalian, seakan cobaan datangnya dajjal (cobaan berat), akan datang malaikat dan berkata pada kalian : Apa pengetahuanmu tentang pria ini (Muhammad saw), jika ia orang beriman atau orang shalih, ia menjawab : dialah Muhammad (saw), diutus pada kami dg penjelasan dan petunjuk, maka kami mengikutinya dan memanutnya, dia Muhammad, dia Muhammad, dia Muhammad (saw)…!, maka dikatakan pada orang itu : istirahatlah wahai orang shalih, kami sudah tahu bahwa kau orang yg baik. Namun jika ia munafik atau orang yg ragu akan agamanya, maka ia menjawab : aku tidak tahu, aku dengar dengar sesuatu dari orang dan aku ikut mengucap saja”. (Shahih Bukhari)


Peduli Acara MAJELIS RASULULLAH SAW Bank syariah mandiri 061-7121-494 a/n Munzir Almusawa_______Majelis Nisa di seketariat MAJELIS RASULULLAH SAW, setiap hari minggu pkl 14.00 WIB s/d selesai. Tausiah akan disampaikan langsung oleh AL ALAMAH ALHABIB MUNZIR BIN FUAD ALMUSAWA. majelis kusus nisa/WANITA
Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More