Terima Kasih, Anda sudah mengunjungi blog Pecinta Rasulullah SAW, semoga Allah selalu Menanamkan Rasa Cinta dan Rindu kepada Allah SWT dan Sayyidina Muhammad SAW kepada Diri kita Hingga kita Wafat dalam Khusnul Khotimah AAMIIN.........
kritik dan saran : mufe.majelis@gmail.com_____Alamat lengkap Majelis Rasulullah SAW: jl. Cikoko Barat V, RT 03/05, NO 66, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan (12770),
Tampilkan postingan dengan label Doa Cahaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa Cahaya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 November 2013

PERBANYAK MENGUCAP KALIMAT LÀAILLAHAILALLAH ,.

Pada Senin malam, 21 Muharram 1435 H/ 25
November 2013, Lapangan Monas Jakarta penuh
sesak dengan lautan manusia yang berpakaian
serba putih-putih dan berjaket Majelis Rasulullah
SAW. Gelombang ratusan ribu umat Islam datang
dari berbagai pelosok tanah air dan luar negeri ke
Monas Jakarta untuk menghadiri puncak acara
Tabligh Akbar Majelis Rasulullah SAW yang
bersama Guru Mulia Alhabib Umar bin Hafidz.

Gema dzikir, sholawat, dan maulid serta lantunan
al-Qur’an tiada henti-hentinya menggema
mengguncang jagat raya. Tidak ketinggalan
tausiah-tausiah yang dibawakan oleh para ulama,
habaib dan kyai melengkapi puncak acara tabligh
akbar. Terlebih lagi tausiah yang disampaikan
oleh sang kekasih Allah dan Rasul-Nya, Alhabib
Umar bin Hafidz.

Dalam tausiahnya beliau menyampaikan bahwa
sesungguhnya akhir hayat kita semua tergantung
dari apa yang ada di dalam hati kita dan dari apa
yang dilakukan oleh anggota tubuh kita. Kita
sudah sering dikumpulkan bersama Habibana
Munzir Almusawa sebelum beliau wafat.

Ingatlah bahwa beliau tidaklah meninggal tapi
hanya jasad beliau yang wafat sesuai janji Allah
kepada Orang-orang yang sholeh.
Ingatlah bahwa orang-orang yang berjaya karena
dunia mereka akan menyesal akhirat karena telah
menyia-nyiakan majelis-majelis mulia seperti
malam ini, Allah senantiasa menatap apa yang
tersembunyi didalam hati dan pikiran kita.

Alhabib Umar bin Hafidz berpesan, sungguh nafsu
dan syaitan lebih pantas untuk dilanggar daripada
melanggar perintah Allah, semoga kita diwafatkan
dalam keadaan taat kepada Allah, maka
bersungguh-sungguhlah dalam munajat kepada
Allah, bersihkanlah hati dan pikiranmu agar
terhindar dari bujukan musuh-musuh Allah.

Di saat kita mencintai ketaatan dan membenci
kemaksiatan maka segala rencana orang-orang
yg akan menghancurkan Islam akan musnah
dengan sendirinya.

Janganlah kita berdoa hanya untuk diri kita
sendiri saja, maka perluaslah kepada saudara-
saudara kita karena hal itu disukai Allah SWT.

Keberkahan majelis ini akan membuka pintu
Hidayah Allah kepada orang-orang yang nantinya
akan masuk Islam karena majelis ini. Hanyalah
Allah yang mampu membuat apa yang tidak
mungkin menjadi mungkin.

“Ketahuilah Laa ilaha illallah adalah ucapan
paling afdhal yang pernah diucapkan oleh nabi-
nabi sebelum Rasulullah, perbaharui iman kalian
dengan selalu membaca kalimat Laa ilaha illallah.
Ucapkan dengan penuh rasa khusyu’, tawaddhu’
dan pengharapan. Ini adalah cara dzikir para salaf
terdahulu. Ajarkan ini pada keluarga, sahabat dan
orang di sekitar kita agar diangkat segala adzab
dan kesulitan kita serta derajat kita diangkat oleh
Allah SWT”, lanjut Habib Umar bin Hafidz.

Selanjutnya beliau meminta mengulurkan tangan
kita, mengangkat tangan kita, meminta kepada
Allah, mengemislah kepada-Nya. dan ucapkan
“YAA ALLAH…YAA ALLAH…YAA ALLAH.

Ya Allah, jangan Engkau putuskan harapan kami
pada-Mu karena Engkau adalah Yang Maha
Pendengar dan Maha Dermawan. Ya Allah, jangan
Kau campakkan kami di hari kiamat. Ya Allah,
pertemukanlah kami dengan kekasih kami Nabi
Muhammad SAW di hari kiamat. Amiin..”

(Ditulis oleh Majelis Ta’lim Darusshofa /

Img: ﺍﻟﺤﺒﻴﺐ ﻋﻤﺮ ﺑﻦ ﺣﻔﻴﻆ – Habib Omar)


Senin, 25 November 2013

SYAIR QASHIDAH GUBAHAN GURU MULIA AL-MUSNID AL-ALLAMAH AL-HABIB UMAR BIN HAFIDH UNTUK SULTHONUL QULUB AL-HABIB MUNZIR BIN FUAD AL-MUSAWA


SYAIR QASHIDAH GUBAHAN GURU MULIA AL-MUSNID AL-ALLAMAH AL-HABIB UMAR BIN HAFIDH UNTUK SULTHONUL QULUB AL-HABIB MUNZIR  BIN FUAD AL-MUSAWA

Engkau lalui seluruh hidupmu dengan memunaikan janjimu Kepada Tuhan Mu, Menjalankan hak cinta dan Rindu Mu
Engkau Rindukan Kedekatan dengan Tuhan Mu, Engkau menempuh jalan mencapai Ridho Tuhan Mu dengan penuh syukur kepada Nya,.

Tuhan Mu memilih Mu sebagai Penyambung lidah, penyambung seruan Sang Nabi Pembawa kabar gembira dan peringatan Tuhan Mu, dengan Ketulusan Mu Tuhan yang Maha dermawan Menebar Hidayah Nya kepada sekalian Hambanya hingga mereka kembali mengenal Tuhan mereka,.

Betapa Banyak Manusia Lalai akan Tuhannyadan dengan Mulah mereka menjadi hamba yang Munii’ dan senantiasa kembali kepada Tuhannya,.

Betapa Banyak pendusta yg dengan ketulusan Mu lah mereka bertaubat dengan Kesungguhan, Seruan Mu menembus Hati,. Seruan Mu menembus Hati,.  Tiada lain karna seruan keluar dari lubuk hati terdalam,.

Engkau mengingat Tuhan Mu dengan hati Terbungkus Cinta kepada MUHAMMAD Pemimpin Teragung,.

Dahulu Engkau datang ketanah leluhur, Para Pembawa Hidayah di Bumi Tarim Ghanna Tanah kebahagiaan. Engkau menikmati Hidangan, engkau menikmati hidangan para Aulia Manusia-manusia Mulia dari sejak awal Engkau Bercita-cita Tinggi,.

       Dengan kesungguhan, Kegigihan, Engkau tempuh jalan Takwa dengan setulus Cinta,.

       Dengan kesungguhan, Kegigihan, Engkau tempuh jalan Takwa dengan setulus Cinta,.

Engkau meraih rahasia-rahasia Tuhan Mu dan Ilmu yang bermanfaat, dan engkau terus naik menuju jalan yang tinggi dengan menjalankan menunaikan Janji Mu dengan Tuhan Mu,.

Tuhan Mu memberikan Mu pakaian Anugerah Nya, perhatian didalam kenikmatan yang tidak terhitung dengan jumlah apapun,.

Tuhan Mu mengkaruniakan Cinta kepada Nya, dan kepada kekasihNya Sebaik-baiknya Hamba, sumber segala kebahagiaan Yaitu Nabi Muhammad SAW, Tuhan Mu menganugerahkan Mu hubungan erat dengan manusia-manusia mulia, Manusia-Manusia Pilihan, Orang-orang yang tinggi derajat mereka daripada pembawa Hidaya di alam semesta ini,.

Engkau patut mendapat pujian karena Kemuliaan Mu, karena Anugerah yang tuhan berikan Kepada Mu, dan karna sifat-sifat Luhur Mu yang begitu Agung . Budi pekerti Mu . Akhlak Mu . Cita Rasa Mu ,.

Ketika Engkau Berusaha untuk meraih kedekatan dan puncak Harapan Mu, Engkau Telah Mengambil bagian yang Besar dari cahaya yang bersumber dari mereka para pembawa hidayah Orang-orang yang bertakwa, sehingga engakau menjadi seperti mereka memberi Hidayah Kepada Alam semesta ,.

Tiada henti Engkau habiskan Hidup Mumenempuh jalan kekasih Mu Muhammad SAW, dan Engkau mengajak Manusia Kejalan Tuhan Mudengan Shidiq dan kesungguhan Kepada Allah Hingga Ketika tiba saat perjumpaan dengan Tuhan Mu, Ketika tiba saat perjumpaan dengan Tuhan Mu dan Kekasih Nya Nabi Muhammad SAW Engkau dengan cepat menjawab panggilan tersebut, hingga Engkau datang menghadapnya, maka sunggu semoga Tuhan Mu Menempatkan Mu di KUrsi Tertinggi,.

Di kursi Shidiq dan kesungguhan yang tempatnya adalah di sisi Tuhan Mu yang terbit cahaya terang benderang ditempat itu dari kepada Tuha Mu,.

 semoga Tuhan Mu yang Maha dermawan mengangkat derajat Mu di Surga Firdaus Surga yang penuh dengan kenikmatan, Surga Keabadian, dan semoga Tuhan Mu menebar keberkahan dan kebaikan kepada keluarga dan Anak-anak yang Engkau Tinggalkan sehingga mereka menjadi sebaik-baiknya penerus setelah Kepergian Mu,.

Dan semoga Tuhan Mu menjadikan mereka para Ulama, orang-orang pilihan Allah, Orang-orang yang mengenal kepadanya dan bertakwa serta Zuhud kepada Nya,.

Dan semoga Allah membahagiakan Engkau dengan Mereka anak dan keturunan Mudan memberikan Mu Anugerah yang tiada batasnya,.

Dan semoga Allah membahagiakan Ibu Mu dengan keridhoan dan pahala yang besar serta kecintaan daripada Tuhan Mu dan memberikan Anugrah kepada setiap Orang yang mencintai Mu dan memberika kepada mereka Taufiq Untuk menempuh jalan yang di Ridhoi Oleh Tuhan Mu,.
 
Majelis, peninggalan-peninggalan  yang indah yang Engkau tinggalkan untuk kami akan senantiasa Terus berlanjut dibawah Anugerah dan KArunia Allah yang tiada Hentinya,.

Semoga Allah SWT mencurahkan Sholawat serta salamnya kepada kekasih Allah SWT sebaik-baik Utusan Sholawat yang tiada Hentinya,.


Dan semoga tercurah Sholawat serta salam kepada keluarga dan Para Sahabatnya Dan Kepada Engkau Secara Khusus (Sayyid Munzir), Dan kepada Pemimpin Para Aulia Serta Orang-Orang Yang Mulia disisi Allah SWT,.


Rabu, 13 November 2013

KASIH SAYANG ALLAH DALAM KENIKMATAN DAN KESULITAN


Alhabib Umar Bin Hafidz :

Wahai Para Hamba.. Kasih sayang Tuhan Kita
dalam kenikmatan dan kesulitan, selalu ada bagi
mereka yang mempunyai perasaan dan akal sehat,
selalu ada bagi mereka yang memiliki kesungguhan
dalam beramal, mereka yang bersyukur atas
kenikmatan - kenikmatan Nya, dan kembali
mengadu kepada Nya dalam musibah dan
kesulitan, dan tersingkir dari mereka khayalan dan
sangkaan untuk bertumpu kepada selain Nya, maka
mereka bersungguh - sungguh dalam beribadah
kepada Nya, maka dia akan menerima, maka Dia
memaafkan, dan menghapus catatan dosa mereka
dengan gantian tumpukan pahala, Dia Tidak
Membutuhkan kita, dan Kita sangat Membutuhkan
Bantuan Nya dalam segala hal, namun Dia berlaku
kepada kita dengan kebaikan kebaikan ini semua..
maka bahkan bila datang perbuatan dosa dari
hamba Nya dan ia mau memohon ampunan dosa,
maka dosanya itu dirubahnya menjadi tumpukan
pahala, Sungguh dia adalah Maha Pengasih..,
Sungguh Dia adalah Maha Memberi.., Sungguh
Dialah Maha Dermawan.., Sungguh dialah Allah..,

Celakalah mata, yang diharamkan dari melihat
wajah Muhammad.., Celakalah mata yang terdapat
terhalang antaranya dengan Bentuk Muhammad
(saw), Demi Allah.. mata itu yang diharamkan dari
melihat wajah Muhammad (saw) dihari
kiamat..diharamkan dari melihat sorga, diharamkan
dari melihat Allah.. selama - lama Nya.., tempat
mereka adalah api, akan kembali kepada Api, puri -
puri kehinaan, Celakalah mata yang diharamkan
dari melihat wajah Muhammad (saw), celakalah
atasnya.. celakalah atasnya.. celakalah atasnya..,
Wahai Allah janganlah kau jadikan pada kami mata
yang diharamkan dari melihat wajah Nabi Mu
(saw), juga pada keluarga kami, istri - istri kami,
anak - anak kami, kerabat kami, putra - putri kami,
sahabat - sahabat kami, murid - murid kami, dan
para pecinta kami Wahai Rabbul 'alamiin.............,
Yaa Arhamarrahimiin..., Yaa Arhamarrahimiin...,
Yaa Arhamarrahimiin...,


Rabu, 30 Oktober 2013

NASEHAT HATI SANG SULTHONUL QULUB ALHABIB MUNZIR ALMUSAWA

Nasehat Hati Sang Sulthonul Qulub Habib Munzir
Al Musawa.

Habibana berkata :
Saudaraku yang ku muliakan,
Hidup kita bahagia, tenang dan damai dengan
tuntunan Sayyidina Muhammad SAW .

Sebagaimana diriwayatkan di dalam Shahih Al
Bukhari, Rasul SAW bersabda :
ﻣَﻦْ ﻟَﺎ ﻳَﺮْﺣَﻢُ ﻟَﺎﻳُﺮْﺣَﻢُ

“ Barangsiapa yang tidak mengasihani, maka ia
tidak dikasihani “

Jadi semakin kita bengis kepada orang lain, hati-
hati takdir Allah semakin bengis kepada kita.

Maka
semakin kita berlemah lembut kepada orang lain,
Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang makin
berlemah lembut kepada kita.
Maka berlemah lembutlah kepada orang lain
semampunya , dan berusahalah jika orang-orang
berbuat jahat kepada kita doakan agar dia diberi
hidayah, karena banyak dari teman dan saudara
kita itu berbuat kemungkaran karena dijebak oleh
syaitan, hatinya tidak mau, hatinya ingin baik,
mungkin ia melihat kalian hadir ke majelis hatinya
terpanggil walaupun dia sedang dalam keadaan
mungkar dan dosa , (si pendosa berkata dalam
hatinya) “aku ingin seperti dia hadir ke majelis”
namun dikalahkan oleh kekuatan syetan,,”ah nanti
saja lain waktu”, nah hal seperti ini yang perlu
dikasihani, hidayah ada di hatinya tapi ia
dikalahkan oleh kekuatan syetan maka perlu
dikasihani, diseru dengan kelembutan dan diajak
kepada keluhuran.

Warisi perjuangan Nabi kita Muhammad SAW
dalam hari-hari kita, bukan berarti harus menjadi
Da’i semua namun jadilah penyeru ke jalan
keluhuran di rumah, di tetangga, di pekerjaan, di
sekolahan, kenalkan budi pekerti yang baik pada
ayah bunda,
“kenapa ayah ibu saya selalu kasar pada saya?”
Kalau kau berlemah lembut pada mereka sekali,dua
kali, tiga kali, seminggu dua minggu, belum satu
bulan engkau berlemah lembut pada ayah ibu mu,
kau akan menjadi orang kesayangannya, dan kau
tidak akan disakiti perasaanmu karena kau menjadi
anak yang di banggakan, kenapa ? karena sangat
berlemah lembut pada Ayah Bunda nya.

Hampir semua orang yang bengis kepada orang
lain, kalau ia di lemah lembut maka ia akan
berubah menjadi baik, kenapa? Karena, pedang
akhlak dan budi pekerti itu adalah pedang cahaya,
kalau pedang besi hanya bisa merobek dada atau
jantung, membunuh…, paling banyaknya tidak bisa
lebih dari itu,
tapi pedang cahaya itu bisa menembus sanubari ,
merubah hati yang keras menjadi hati yang lembut
penuh cahaya, membuat orang yang bengis menjadi
orang yang sangat sering menangis, membuat
orang yang selalu berbuat jahat menjadi orang
yang selalu berbuat baik, membuat musuh terjahat
menjadi teman tersetia, itulah pedang cahaya
akhlak Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian banyak saya tidak bisa sebutkan satu
persatu, riwayat Shahih Bukhari dan lainnya ; orang
yang berkata kepada Nabi Muhammad SAW tidak
ada orang yang lebih kubenci dari Muhammad
SAW, tapi setelah keramahan beliau berubah
menjadi orang yang paling dicintainya adalah
Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian nasehat dari Sulthonul Qulub Habib
Munzir Al Musawa.
Semoga bermanfaat.


NASEHAT HATI SANG SULTHONUL QULUB ALHABIB MUNZIR ALMUSAWA

Nasehat Hati Sang Sulthonul Qulub Habib Munzir
Al Musawa.

Habibana berkata :
Saudaraku yang ku muliakan,
Hidup kita bahagia, tenang dan damai dengan
tuntunan Sayyidina Muhammad SAW .

Sebagaimana diriwayatkan di dalam Shahih Al
Bukhari, Rasul SAW bersabda :
ﻣَﻦْ ﻟَﺎ ﻳَﺮْﺣَﻢُ ﻟَﺎﻳُﺮْﺣَﻢُ

“ Barangsiapa yang tidak mengasihani, maka ia
tidak dikasihani “

Jadi semakin kita bengis kepada orang lain, hati-
hati takdir Allah semakin bengis kepada kita.

Maka
semakin kita berlemah lembut kepada orang lain,
Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang makin
berlemah lembut kepada kita.
Maka berlemah lembutlah kepada orang lain
semampunya , dan berusahalah jika orang-orang
berbuat jahat kepada kita doakan agar dia diberi
hidayah, karena banyak dari teman dan saudara
kita itu berbuat kemungkaran karena dijebak oleh
syaitan, hatinya tidak mau, hatinya ingin baik,
mungkin ia melihat kalian hadir ke majelis hatinya
terpanggil walaupun dia sedang dalam keadaan
mungkar dan dosa , (si pendosa berkata dalam
hatinya) “aku ingin seperti dia hadir ke majelis”
namun dikalahkan oleh kekuatan syetan,,”ah nanti
saja lain waktu”, nah hal seperti ini yang perlu
dikasihani, hidayah ada di hatinya tapi ia
dikalahkan oleh kekuatan syetan maka perlu
dikasihani, diseru dengan kelembutan dan diajak
kepada keluhuran.

Warisi perjuangan Nabi kita Muhammad SAW
dalam hari-hari kita, bukan berarti harus menjadi
Da’i semua namun jadilah penyeru ke jalan
keluhuran di rumah, di tetangga, di pekerjaan, di
sekolahan, kenalkan budi pekerti yang baik pada
ayah bunda,
“kenapa ayah ibu saya selalu kasar pada saya?”
Kalau kau berlemah lembut pada mereka sekali,dua
kali, tiga kali, seminggu dua minggu, belum satu
bulan engkau berlemah lembut pada ayah ibu mu,
kau akan menjadi orang kesayangannya, dan kau
tidak akan disakiti perasaanmu karena kau menjadi
anak yang di banggakan, kenapa ? karena sangat
berlemah lembut pada Ayah Bunda nya.

Hampir semua orang yang bengis kepada orang
lain, kalau ia di lemah lembut maka ia akan
berubah menjadi baik, kenapa? Karena, pedang
akhlak dan budi pekerti itu adalah pedang cahaya,
kalau pedang besi hanya bisa merobek dada atau
jantung, membunuh…, paling banyaknya tidak bisa
lebih dari itu,
tapi pedang cahaya itu bisa menembus sanubari ,
merubah hati yang keras menjadi hati yang lembut
penuh cahaya, membuat orang yang bengis menjadi
orang yang sangat sering menangis, membuat
orang yang selalu berbuat jahat menjadi orang
yang selalu berbuat baik, membuat musuh terjahat
menjadi teman tersetia, itulah pedang cahaya
akhlak Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian banyak saya tidak bisa sebutkan satu
persatu, riwayat Shahih Bukhari dan lainnya ; orang
yang berkata kepada Nabi Muhammad SAW tidak
ada orang yang lebih kubenci dari Muhammad
SAW, tapi setelah keramahan beliau berubah
menjadi orang yang paling dicintainya adalah
Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian nasehat dari Sulthonul Qulub Habib
Munzir Al Musawa.
Semoga bermanfaat.


Jumat, 25 Oktober 2013

AKU BERMIMPI NABI SEKITAR 80 KALI

AKU MIMPI NABI SEKITAR 80 KALI

“Kenangan Al-Habib Husein Nabil Assegaf
Tentang Sahabat Karibnya, Al-Habib Mundzir Al-
Musawa”
Jadi teringat 2 peristiwa yang aku saksikan
sendiri dengan dua mataku tentang keutamaan
sahabatku ini. Suatu ketika datang seorang
shaleh dan memiliki kelebihan di sisi Allah yang
bermarga al-Haddad ke masjid at-Takwa di desa
Aidid Tarim.
Ya, saat itu Dar al-Mustafa belum dibangun, jadi
kami tinggal di ruangan kosong di atas masjid
selama setahun. Orang shaleh itu mendatangi
kami dan berbicara tentang mimpi Nabi Saw. Ia
mengatakan bahwa mereka yang ingin bermimpi
Nabi juga harus mengikuti akhlaknya dan
meresapi bacaan shalawat.
“Ahh, habib ini menyindir aku.” Kataku di dalam
hati yang saat itu sedang berusaha, tetapi belum
juga memimpikan Nabi. Lalu ia menoleh ke wajah
sahabatku dan memaksanya untuk menyebutkan
berapa kali ia memimpikan Nabi, atau jika tidak
mau maka habib itu sendiri yang akan
menyampaikan. Sahabatku berkata: “Aku mimpi
Nabi sekitar 80 kali.”
Begitupula saat Dar al-Mustafa baru selesai
dibangun, aku ingat Habib Umar bin Hafidz
mengabsen nama kita satu-persatu untuk
menentukan kamar. Saat menyebut nama
sahabatku, ia tersenyum dan kulihat tatap
matanya dalam ke arah wajahnya sambil berkata:
“Mundzir (pemberi peringatan), kelak engkau akan
menjadi pemberi peringatan.”
Selamat jalan sahabatku, semoga Rasul dan ahl
baitnya, serta para salaf pendahulu yang shaleh
saat ini akan menyambutmu dengan bangga.
Selamat jalan sahabat, yang memenuhi waktunya
dengan perbuatan yang istimewa di sisiNya.
Semoga Allah mengampuni, merahmati dan
memaafkanmu. Semoga kelak kita bisa bertemu
dalam keadaan yang diridhai oleh Allah dan
RasulNya.
Al-Habib Husein Nabil Assegaf adalah salah
seorang murid al-Habib Umar bin Hafidz. Beliau
satua angkatan dengan al-Habib Mundzir bin
Fuad al-Musawa. Kini beliau aktif di dunia
dakwah dan aktif menulis. Akun fb beliau adalah:

https://www.facebook.com/husin.nabil


Minggu, 20 Oktober 2013

SECUIL KISAH DARI SAMUDERA KELEMBUTAN HABIB UMAR BIN HAFIDH DAN HABIB MUNZIR ALMUSAWA

Secuil kisah dari
Samudera kelembutan Habib Umar bin Hafidz
dan Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa .

Suatu saat Habib Umar bin Hafidzh ingin
melakukan perjalanan dakwah ke pedalaman
Afrika. Ketika itu beliau ditemani oleh seorang
muallaf bernama Khomis. Khomis adalah salah
satu di antara orang-orang yang masuk Islam
melalui perantara tangan Habib Ahmad Masyhur
bin Thoha Al-Haddad dan sering membantu
kegiatan dakwah beliau selama di daerahnya.

Pedalaman Afrika yg ingin dikunjungi oleh Habib
ini harus melewati hutan belantara, yg mana
hutan belantara Afrika terkenal akan hewan
buasnya. Tapi dengan mantap Habib Umar bin
Hafidzh memberikan isyarat utk segera
berangkat. Dimulailah perjalanan dakwah beliau.
Sebelum masuk ke dlm hutan, beliau beserta
rombongan dihentikan oleh beberapa org polisi
yg sdg berjaga di sebuah pos dekat dg hutan yg
ingin dilalui oleh Habib.

Mereka hendak memperingatan agar Habib tdk
memasuki hutan krn hari sdh malam. Ditakutkan
beliau & rombongan akan diserang oleh
beberapa hewan buas yg keluar utk mencari
mangsa di saat malam tiba. Habib pun keluar
dari mobil yg ditumpanginya dan berdiri di
samping mobil tersebut. Serta merta Habib
memerintahkan sesorang utk menggelar tikar di
dekat mobil dan memerintahkan rombongan utk
membaca Maulid Habsyi. Pembacaan maulid pun
dimulai. Karena para polisi yg berjaga di pos itu
beragama kristen, mereka pun hanya bisa
menonton dari kejauhan.

Setelah pembacaan maulid selesai, Habib
mendapat isyaroh utk melanjutkan perjalan
malam itu juga. Para polisi itu tetap berusaha
utk mencegah Habib, tapi Habib bersikeras ingin
melanjutkan perjalanannya. Para polisi pun kalah
argumen dan berinisiatif utk mengikuti Habib
dari belakang menggunakan mobil lain, takut
kalau tejadi apa2 dg Habib &rombongan.
Di tengah perjalanan hal yg dikhawatirkan pun
terjadi. Di depan mobil yg ditumpangi oleh Habib
muncul seekor singa (ketika itu Habib duduk di
kursi depan). Mulailah singa itu mengitari mobil
tersebut, walaupun demikian sang Habib tetap
tenang, berbeda dg rombongan lain yg mulai
menunjukkan rasa ketakutannya. Tak lama
kemudian singa itu berhenti di depan jendela
sebelah tempat duduk Habib, lalu menaikkan kaki
depannya ke atas jendela.

Habib pun tetap tenang tanpa menunjukkan rasa
ketakutan sedikit pun. Lalu beliau berkata kpd
supir, "Turunkan jendela ini!!". Supir pun
menjawab dg ketakutan, "Ya Habib ini singa".
Tapi Habib tetap ingin agar dia menurunkan
jendela tersebut. Kaca jendela pun diturunkan,
suatu kejadian menakjubkan pun terjadi, Habib
mengajak bicara singa tersebut, "Hai singa!!
Kami ini adalah utusan Rasulullah SAW".

Kemudian Habib mengambil sebuah pisang dan
memberikannya kpd singa itu. Singa yg biasanya
makan daging, kali ini mau memakan pisang yg
diberikan Habib (Subhanallah).
Setelah memakan pisang itu, singa
mengangguk2kan kepalanya lalu pergi
meninggalkan Habib & rombongan. Perjalanan
pun kembali dilanjutkan. Tak lama kemudian
Habib & rombongan sampai ke tempat tujuan.

Subhanallah..Setelah menyaksikan kejadian yg
luar biasa itu, para polisi yg sbelumnya
beragama kristen itu pun ingin mengikrarkan diri
mereka utk masuk ke dlm agama Islam.

Ternyata kejadian yg mereka saksikan menjadi
sebab hidayah Allah SWT Yang ingin
mengembalikan mereka ke dlm pelukan Islam.

# Pagi Kamis 28 januari 2009, Shubuh
berjamaah yang cukup banyak dan merupakan
Shubuh terbanyak setelah ratusan tahun hampir
tak ada shalat Shubuh di masjid an-Nur.

Suatu hal yang menarik dan mengejutkan adalah
hewan-hewan yang berkhidmat pada Habib
Mundzir. Ketika beliau keluar menuju masjid
untuk shalat Shubuh, beliau membatin dalam
hati: “Wahai Allah, rumah ini tidak ada kuncinya,
terbuka begitu saja hanya dilengkapi pengganjal
pintu dari dalam dan luar. Sedangkan di kamar
ada laptop dan benda-benda elektronik berharga
lainnya. Dan para penjaga semua shalat Shubuh.
Kutititpkan padaMu wahai Allah.”

Sepulang dari masjid Habib Mundizr kaget, di
pos penjagaan depan rumah duduk dua ekor
kambing yang bangun sambil duduk menjaga
dengan kepala tegak. Lalu seekor kambing lagi
duduk siaga di depan pintu rumah sambil
bersimpuh. Tak ada orang bisa masuk kecuali
harus menginjaknya lebih dahulu.
Beliau terpana, sungguh jika sekilas merupakan
hal biasa. Namun jika difikirkan dengan logika,
tak ada kambing berkeliaran di pagi buta, apalagi
dua ekor duduk bersimpuh di pos jaga yang
kosong, dan satu di pintu rumah dengan keadaan
duduk bersimpuh dengan keadaan siaga, yaitu
kepala terangkat. Beliau teringat laba-laba yang
menjaga Rasulullah Saw.
Dan teringat cerita nyata sahabat beliau yang
berdakwah ke Pulau Komodo, Nusa Tenggara,
tidak ada orang yang datang ke masjid.

Saat
maulid dikumandangkan maka tak satupun orang
hadir, maka keluarlah rusa-rusa liar dari hutan,
berdatangan ke luar masjid, dan banyak komodo
bahkan Raja Komodo yang sudah 40 tahun tak
pernah keluar dan terlihat. Hewan sangat besar
dan langka itu datang dan muncul bersimpuh di
dekat masjid mendengarkan Maulid Nabi Saw.
hingga selesai. Masyarakat dan turis yang
sedang di Pulau Komodo berdatangan bukan
ingin hadir maulid tapi kaget menonton Raja
Komodo itu.
Demikianlah alam, mereka tunduk dan hormat
pada Sayyidina Muhammad Saw
. dan dakwah
sang Nabi Saw.

Teringat pula kisah seorang
sahabat Ra. yang ketika ia tersesat dalam
dakwah setelah wafatnya Rasul Saw., maka
seekor singa besar datang. Lalu sahabat Rasul
Saw. itu bekata: “Aku adalah khadim (pembantu)
Rasulullah Saw.” Maka singa itu menunduk dan
merendahkan kepalanya dan punggungnya
sambil mengaum pelahan, seakan
memerintahkan sahabat Rasul Saw. itu naik ke
punggungnya. Maka iapun naik, dan singa
mengantarnya ke pemukiman terdekat.
Sedemikian banyak riwayat shahih lainnya akan
hal ini.

Penulis : Ibnu Abdillah Alkatiby


Sabtu, 19 Oktober 2013

RINDU DENGAN RASULULLAH SAW

Di riwayatkan seorang ibu – ibu tua lanjut usia,
ketika Sayyidina Umar bin Khattab radhiyallahu'an
hu lewat, Khalifah di masa lalu, pemimpin di masa
lalu malam tidak tidur, keliling kerumah – rumah
fuqara, keliling ke rumah – rumah dhu’afa, ke
rumah – rumah orang susah , kerumah anak yatim
barangkali ada rintihan tangis, barangkali ada yang
kelaparan, barangkali ada yang kebutuhan maka
dia lewat, rumah – rumah itu di ketahui, satu
rumah di lewati Sayyidina Umar bin Khattab tau di
situ ada seorang ibu – ibu lanjut usia yang sendiri
sebatang kara tidak ada orang bersamanya di
lewati oleh Sayyidina Umar bin Khattab mau di
lihat apakah pelitanya hidup atau barangkali perlu
di bantu untuk menghidupkan pelitanya, Khalifah
Umar bin Khattab radhiyallahu'anhum, maka di
malam hari itu ia mendengar senandung do’a
munajat dan tangis dari ibu tua itu, maka
Sayyidina Umar mendekatkan telinganya “ jangan –
jangan ibu – ibu ini lapar, kurang makanannya, aku
harus membantunya”
Maka ia mendekatkan telinganya apa yang di
rintihkan ibu itu, ternyata ibu itu sedang berdo’a :
“wahai Allah kau telah pisahkan aku dari Nabi
Muhammad di dunia, jangan pisahkan lagi aku
dengan Muhammad di akhirat, di dunia sudah kau
buat Rasul wafat sebelumku, jangan sampai di
akhirat aku tidak jumpa lagi”
Jatuh roboh Sayyidina Umar bin Khattab
radhiyallahu'anhu mendengar ibu itu, hingga tidak
bisa lututnya menahan tubuhnya, dia jatuh berlutut
dan menangis dari rindunya kepada Rasul
shallallahu 'alaihi wasallam dan dari harunya atas
do’a ibu yang sudah lanjut usia itu yang masih
terus sedih dengan wafatnya Nabi shallallahu
'alaihi wasallam, sehingga berkata :

“wahai Allah kau telah wafatkan dan pisahkan aku
dengan Nabi Muhammad di dunia, jangan pisahkan
aku dengan Nabi Muhammad di akhirat” Demikian
do’a ibu itu, Sayyidina Umar
radhiyallahu'anhu menangis.

"Wahai Allah kau telah wafatkan dan pisahkan aku
dengan Nabi Muhammad dan guru ku Habibana
Munzir Almusawa, jangan pisahkan aku dengan
Nabi Muhammad dan guru ku di akhirat kelak".


Sabtu, 12 Oktober 2013

BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT AKAN MENGHAPUS DOSA-DODA,.


BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT, AKAN
MENGHAPUS DOSA-DOSA KITA

Sulthanu Qulub Habibana Munzir Bin Fuad
Almusawa Allah Yarham Berkata:
Allah SWT berfirman : “Boleh jadi kamu membenci
sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia
amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui.” ( QS. Al Baqarah : 216 )

Rahasia keluhuran dari kelembutan ketentuan Ilahi
ditunjukkan disini Agar kita memahami apa-apa
yang telah kita mohonkan kepada Allah SWT,
namun belum Allah SWT kabulkan maka barangkali
hal itu belum baik untuk kita saat ini, dan Pastilah
Allah akan memberikan yang lebih baik dari yang
kita minta.

Allah tidak pernah memberi sesuatu yang sama
seperti yang diminta oleh hamba-Nya, Allah pasti
akan memberi hajatnya dan ditambah lagi
pahalanya atau diberi penghapusan dosa sebab dia
berdoa, sebagaimana firman-Nya dalam hadits
qudsi:
" WAHAI KETURUNAN ADAM , JIKA ENGKAU
BERDOA DAN BERHARAP KEPADAKU NISCAYA
KUAMPUNI DOSA-DOSA KALIAN TANPA
KUPERTANYAKAN LAGI. " (HR Musnad Ahmad).

Maka ketahuilah bahwa mengampuni dosa adalah
sesuatu yang mudah dan remeh bagi Allah
subhanahu wata’ala, namun jangan kita
meremehkannya, karena jika hal itu terjadi bisa
saja Allah SWT tidak mau mengampuni dosa-
dosanya.

Jika kita meremehkan dengan berfikir bahwa Allah
SWT pasti mengampuni dosa sehingga timbul
dalam fikiran kita untuk tidak perlu menjalankan
perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka hal
yang seperti itu bukanlah merupakan harapan atau
prasangka baik terhadap Allah SWT, Akan tetapi
merupakan penghinaan makhluk terhadap Allah
Subhanahu wata’ala.


BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT AKAN MENGHAPUS DOSA-DODA,.


BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT, AKAN
MENGHAPUS DOSA-DOSA KITA

Sulthanu Qulub Habibana Munzir Bin Fuad
Almusawa Allah Yarham Berkata:
Allah SWT berfirman : “Boleh jadi kamu membenci
sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia
amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui.” ( QS. Al Baqarah : 216 )

Rahasia keluhuran dari kelembutan ketentuan Ilahi
ditunjukkan disini Agar kita memahami apa-apa
yang telah kita mohonkan kepada Allah SWT,
namun belum Allah SWT kabulkan maka barangkali
hal itu belum baik untuk kita saat ini, dan Pastilah
Allah akan memberikan yang lebih baik dari yang
kita minta.

Allah tidak pernah memberi sesuatu yang sama
seperti yang diminta oleh hamba-Nya, Allah pasti
akan memberi hajatnya dan ditambah lagi
pahalanya atau diberi penghapusan dosa sebab dia
berdoa, sebagaimana firman-Nya dalam hadits
qudsi:
" WAHAI KETURUNAN ADAM , JIKA ENGKAU
BERDOA DAN BERHARAP KEPADAKU NISCAYA
KUAMPUNI DOSA-DOSA KALIAN TANPA
KUPERTANYAKAN LAGI. " (HR Musnad Ahmad).

Maka ketahuilah bahwa mengampuni dosa adalah
sesuatu yang mudah dan remeh bagi Allah
subhanahu wata’ala, namun jangan kita
meremehkannya, karena jika hal itu terjadi bisa
saja Allah SWT tidak mau mengampuni dosa-
dosanya.

Jika kita meremehkan dengan berfikir bahwa Allah
SWT pasti mengampuni dosa sehingga timbul
dalam fikiran kita untuk tidak perlu menjalankan
perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka hal
yang seperti itu bukanlah merupakan harapan atau
prasangka baik terhadap Allah SWT, Akan tetapi
merupakan penghinaan makhluk terhadap Allah
Subhanahu wata’ala.


Rabu, 09 Oktober 2013

CURAHAN HATI HABIBANA BEBERAPA TAHUN YANG LALU


Tahukah kalian bagaimana dengan keadaan sehari-hari guru kita Habib Munzir Al Musawa ???

baca tulisan berikut ini :

Curahan Hati Habibana Munzir beberapa tahun yg
lalu yg sempat beliau tulis...

Habibana Menulis :
Forwardkan pada kekasih kekasihku di milis....
Malam ini aku tersandar di pembaringan dan
terpaku bertafakkur…, airmata terus mengalir,
alangkah lemahnya hamba ini menghadapi
gelombak ombak… Dihadapanku acara esok malam
di monas, sedangkan acara malam minggu
membuat dadaku pecah, ketika sakit dikepala
belakangku kambuh, dan sakitnya terasa seluruh
urat panas membara sampai ke kuku dan tulang…
dan puncak sakitnya adalah di kepala bagian
belakang…
Malam minggu biasanya kutemui 15-20 ribu
muslimin, namun tubuh yg sudah rapuh ini terus
merangkak menuju majelis yg kukira akan menemui
jamaah yg lebih banyak.. Ternyata yg kutemui
hanya sekitar 300 orang saja, serasa meledak
dadaku karena sedih dan menahan sakit, ingin
rasanya kujatuhkan tubuhku dipangggung dan
terserah apa yg akan terjadi..
Dg tubuh yg terus menahan sakit aku bertahan,
mataku nanar dan panas, wajah dan telinga serasa
menjadi tebal bagai ditampar berkali kali.. keluhan
sakit adalah sebab peradangan otak yg terus
menjadi jadi Aku terus menoleh kekiri dan kanan,
berharap para kekasihku datang berbondong
bondong meramaikan acara, namun hanya
beberapa puluh saja duduk di shaf, dan sisanya
belasan orang berdiri disekitar panggung…,
gelombang jamaah tidak tiba juga, tak lama tiba
konvoi pun mungkin hanya 50 orang saja Aku
terhenyak, kepalaku semakin sakit, seluruh tubuhku
seakan berteriak kesakitan tak kuasa menahan
sakitnya.. Allah.. Allah,..Allah… wahai tubuh penuh
dosa kau harus bertahan…
Ceramah selesai ,, acara ditutup, aku melangkah ke
mobil dg lemah dan ingin kuteriakkan pada semua
orang jangan satupun menyentuh kulitku karena
sangat terasa sakitnya.. namun aku harus
menerima nasibku untuk dikerubuti, mereka datang
dan setia padaku.., mereka orang orang berjiwa
Muhammad saw, aku tak boleh kecewakan mereka
Aku membatin memandangi jumlah yg sangat
sedikit dihadapan panggung besar dan lapangan
bola ini……….. 12 tahun aku berdakwah, inilah hasil
dakwahku, sisanya adalah buih di lautan..
Sampai dimarkas kerebahkan tubuh penuh derita dg
hati yg hancur, ketika mata hampir terlelap maka
aku terhentak bagai dibentak syaitan, esok malam
acara monas, bagaimana nasibmu munzir….!,
adakah akan seperti ini ini…????, hujan akan turun
dank au terpaku kecewa dihadapan guru mulia..???
Aku bagai tersengat stroom tegangan tinggi,
menangis sekeras kerasnya… sakit dikepalaku
sudah tak tertahan, jika kuhantamkan kepala ini ke
tembok hingga kepala ini hancur tdak akan terasa
sakitnya karena sudah dikalahkan oleh sakit yg
jaub lebih berat.. Tubuhku gemetar, lalu aku
berkata : ainiy, bantu aku membuka jubah dan
sorbanku dan gamisku, bantu aku rebah, ini sudah
larut malam, makanan apa yg ada ainiy?, saya
lapar, dan perlu makan sedikit untuk makan obat,
ia berkata : jam segini wahai habib sudah tdk ada
apa2, banyak restoran padang dan penjual
makanana masih tutup pula karena liburan
panjang..,
Baiklah, buatkan indomi saja, sekedar pengganjal
untuk makan obat.. Prof sudah mengatakan, jika
sakit di kepala tak mau hilang dg obat penahan
sakit yg saya berikan, habib harus segera ke rscm
untuk suntik otak…
Berkali kali memang ia menembuskan jarum
sepanjang hampir 15cm itu kedalam otakku
sedalam dalamnya.. ah,,, tidak ada waktu untuk
opname.. aku harus bertahan…
Dihadapankau acara monas,pasrah pada Allah..
lalu saat mata hampir terpejam pikiranku
dihentakkan lagi dg beban berikutnya, 12 rabiul
awal pada 26 februari…., bulan depan…!!!, lalu
kedatangan guru mulia pada sekitar maret….!!,
mestilah ada acara akbar pula..!, lalu 27 rajab isra
mikraj..!, lalu nisfu sya;ban..!!, lalu badr pada
pertengahan ramadhan..!!, lalu habisnya massa
kontrak markas MR dibulan juni…

Aku teringat mimpiku beberapa minggu yg lalu, aku
berdiri dg pakaian lusuh bagai kuli yg bekerja
sepanjang hari, dihadapanku Rasulullah saw berdiri
di pintu kemah besar dan megah, seraya bersabda :
“semua orang tak tega melihat kau kelelahan wahai
munzir, aku lebih tak tega lagi…,
kembalilah padaku, masuklah kedalam kemahku
dan istirahatlah… Ku jenguk dalam kemah mewah
itu ada guru mulia, seraya berkata :kalau aku bisa
keluar dan masuk kesini kapan saja, tapi engkau
wahai munzir jika masuk kemah ini kau tak akan
kembali ke dunia..
Maka Rasul saw terus mengajakku masuk,
“masuklah.. kau sudah kelelahan.., kau tak punya
rumah di dunia(memang saya hingga saat ini
masih belum punya rumah) , tak ada rumah
untukmu di dunia, karena rumahmu adalah disini
bersamaku.., serumah denganku.., seatap dg ku…,
makan dan mium bersamaku .. masuklah,,, Lalu
aku berkata : lalu bagaimana dg Fatah Jakarta?
(Fatah tegaknya panji kedamaian Rasul saw), maka
beberapa orang menjawab dibelakangku : wafatmu
akan membangkitkan ribuan hati utk meneruskan
cita citamu,..!!, masuklah,,,! Lalu malaikat Izrail as
menggenggamku dari belakang, ia memegang dua
pundakku, terasa seluruh uratku sudah
digenggamannya, seraya berkata : mari… kuantar
kau masuk.. mari… Maka kutepis tangannnya, dan
aku berkata, saya masih mau membantu guru
mulia saya…, maka Rasul saw memerintahkan
Izrail as untuk melepaskanku.. Aku terbangun…
Semalam ketika aku rebah dalam kegelapan kulihat
dua tamu bertubuh cahaya, namun wajahnya tidak
bertentuk kecuali hanya cahaya, ia memperkenalkan
bahwa ia adalah Izrail as.. Kukatakan padanya :
belum… belum.. aku masih ingin bakti pada guru
muliaku.. pergilah dulu, maka ia pun menghilang
raib begitu saja.
Tahun 1993 aku bermimpi berlutut dikaki Rasul
saw, menangis rindu tak kuat untuk ingin jumpa,
maka Sang Nabi saw menepu pundakku… tenang
dan sabarlah..sebelum usiamu mencapaii 40 tahun
kau sudah kumpul bersamaku” Usia saya kini 37
tahuh pada 23 feb 73, dan usia saya 38 tahun pada
19 muharram ini.

Peradangan otak ini adalah penyakit terakhirku, aku
senang wafat dg penyakit ini, karena Rasul saw
beberapa bulan sebelum wafatnya terus
mengeluhkan sakit kepala...
Salam rinduku untuk kalian semua jamaah Majelis
Rasulullah saw kelak, jika terjadi sesuatu padaku
maka teruskan perjuanganku.. ampuni
kesalahanku.., kita akan jumpa kelak dg
perjumpaan yg abadi.. Amiin..

Sekarang Allah Yarham telah beristirahat tenang
bersama Rasulullah saw, sirna sudah segala
keluhan yg selalu beliau rasakan,

PERLU DI KETAHUI OLEH SEMUA, HABIBANA
MUNZIR WAFAT DALAM KEADAAN TERSENYUM,
DAN PADA SAAT PEMAKAMAN BELIAU SEBAGIAN
BESAR WILAYAH INDONESIA DALAM KEADAAN
GERIMIS...


CURAHAN HATI HABIBANA BEBERAPA TAHUN YANG LALU


Tahukah kalian bagaimana dengan keadaan sehari-hari guru kita Habib Munzir Al Musawa ???

baca tulisan berikut ini :

Curahan Hati Habibana Munzir beberapa tahun yg
lalu yg sempat beliau tulis...

Habibana Menulis :
Forwardkan pada kekasih kekasihku di milis....
Malam ini aku tersandar di pembaringan dan
terpaku bertafakkur…, airmata terus mengalir,
alangkah lemahnya hamba ini menghadapi
gelombak ombak… Dihadapanku acara esok malam
di monas, sedangkan acara malam minggu
membuat dadaku pecah, ketika sakit dikepala
belakangku kambuh, dan sakitnya terasa seluruh
urat panas membara sampai ke kuku dan tulang…
dan puncak sakitnya adalah di kepala bagian
belakang…
Malam minggu biasanya kutemui 15-20 ribu
muslimin, namun tubuh yg sudah rapuh ini terus
merangkak menuju majelis yg kukira akan menemui
jamaah yg lebih banyak.. Ternyata yg kutemui
hanya sekitar 300 orang saja, serasa meledak
dadaku karena sedih dan menahan sakit, ingin
rasanya kujatuhkan tubuhku dipangggung dan
terserah apa yg akan terjadi..
Dg tubuh yg terus menahan sakit aku bertahan,
mataku nanar dan panas, wajah dan telinga serasa
menjadi tebal bagai ditampar berkali kali.. keluhan
sakit adalah sebab peradangan otak yg terus
menjadi jadi Aku terus menoleh kekiri dan kanan,
berharap para kekasihku datang berbondong
bondong meramaikan acara, namun hanya
beberapa puluh saja duduk di shaf, dan sisanya
belasan orang berdiri disekitar panggung…,
gelombang jamaah tidak tiba juga, tak lama tiba
konvoi pun mungkin hanya 50 orang saja Aku
terhenyak, kepalaku semakin sakit, seluruh tubuhku
seakan berteriak kesakitan tak kuasa menahan
sakitnya.. Allah.. Allah,..Allah… wahai tubuh penuh
dosa kau harus bertahan…
Ceramah selesai ,, acara ditutup, aku melangkah ke
mobil dg lemah dan ingin kuteriakkan pada semua
orang jangan satupun menyentuh kulitku karena
sangat terasa sakitnya.. namun aku harus
menerima nasibku untuk dikerubuti, mereka datang
dan setia padaku.., mereka orang orang berjiwa
Muhammad saw, aku tak boleh kecewakan mereka
Aku membatin memandangi jumlah yg sangat
sedikit dihadapan panggung besar dan lapangan
bola ini……….. 12 tahun aku berdakwah, inilah hasil
dakwahku, sisanya adalah buih di lautan..
Sampai dimarkas kerebahkan tubuh penuh derita dg
hati yg hancur, ketika mata hampir terlelap maka
aku terhentak bagai dibentak syaitan, esok malam
acara monas, bagaimana nasibmu munzir….!,
adakah akan seperti ini ini…????, hujan akan turun
dank au terpaku kecewa dihadapan guru mulia..???
Aku bagai tersengat stroom tegangan tinggi,
menangis sekeras kerasnya… sakit dikepalaku
sudah tak tertahan, jika kuhantamkan kepala ini ke
tembok hingga kepala ini hancur tdak akan terasa
sakitnya karena sudah dikalahkan oleh sakit yg
jaub lebih berat.. Tubuhku gemetar, lalu aku
berkata : ainiy, bantu aku membuka jubah dan
sorbanku dan gamisku, bantu aku rebah, ini sudah
larut malam, makanan apa yg ada ainiy?, saya
lapar, dan perlu makan sedikit untuk makan obat,
ia berkata : jam segini wahai habib sudah tdk ada
apa2, banyak restoran padang dan penjual
makanana masih tutup pula karena liburan
panjang..,
Baiklah, buatkan indomi saja, sekedar pengganjal
untuk makan obat.. Prof sudah mengatakan, jika
sakit di kepala tak mau hilang dg obat penahan
sakit yg saya berikan, habib harus segera ke rscm
untuk suntik otak…
Berkali kali memang ia menembuskan jarum
sepanjang hampir 15cm itu kedalam otakku
sedalam dalamnya.. ah,,, tidak ada waktu untuk
opname.. aku harus bertahan…
Dihadapankau acara monas,pasrah pada Allah..
lalu saat mata hampir terpejam pikiranku
dihentakkan lagi dg beban berikutnya, 12 rabiul
awal pada 26 februari…., bulan depan…!!!, lalu
kedatangan guru mulia pada sekitar maret….!!,
mestilah ada acara akbar pula..!, lalu 27 rajab isra
mikraj..!, lalu nisfu sya;ban..!!, lalu badr pada
pertengahan ramadhan..!!, lalu habisnya massa
kontrak markas MR dibulan juni…

Aku teringat mimpiku beberapa minggu yg lalu, aku
berdiri dg pakaian lusuh bagai kuli yg bekerja
sepanjang hari, dihadapanku Rasulullah saw berdiri
di pintu kemah besar dan megah, seraya bersabda :
“semua orang tak tega melihat kau kelelahan wahai
munzir, aku lebih tak tega lagi…,
kembalilah padaku, masuklah kedalam kemahku
dan istirahatlah… Ku jenguk dalam kemah mewah
itu ada guru mulia, seraya berkata :kalau aku bisa
keluar dan masuk kesini kapan saja, tapi engkau
wahai munzir jika masuk kemah ini kau tak akan
kembali ke dunia..
Maka Rasul saw terus mengajakku masuk,
“masuklah.. kau sudah kelelahan.., kau tak punya
rumah di dunia(memang saya hingga saat ini
masih belum punya rumah) , tak ada rumah
untukmu di dunia, karena rumahmu adalah disini
bersamaku.., serumah denganku.., seatap dg ku…,
makan dan mium bersamaku .. masuklah,,, Lalu
aku berkata : lalu bagaimana dg Fatah Jakarta?
(Fatah tegaknya panji kedamaian Rasul saw), maka
beberapa orang menjawab dibelakangku : wafatmu
akan membangkitkan ribuan hati utk meneruskan
cita citamu,..!!, masuklah,,,! Lalu malaikat Izrail as
menggenggamku dari belakang, ia memegang dua
pundakku, terasa seluruh uratku sudah
digenggamannya, seraya berkata : mari… kuantar
kau masuk.. mari… Maka kutepis tangannnya, dan
aku berkata, saya masih mau membantu guru
mulia saya…, maka Rasul saw memerintahkan
Izrail as untuk melepaskanku.. Aku terbangun…
Semalam ketika aku rebah dalam kegelapan kulihat
dua tamu bertubuh cahaya, namun wajahnya tidak
bertentuk kecuali hanya cahaya, ia memperkenalkan
bahwa ia adalah Izrail as.. Kukatakan padanya :
belum… belum.. aku masih ingin bakti pada guru
muliaku.. pergilah dulu, maka ia pun menghilang
raib begitu saja.
Tahun 1993 aku bermimpi berlutut dikaki Rasul
saw, menangis rindu tak kuat untuk ingin jumpa,
maka Sang Nabi saw menepu pundakku… tenang
dan sabarlah..sebelum usiamu mencapaii 40 tahun
kau sudah kumpul bersamaku” Usia saya kini 37
tahuh pada 23 feb 73, dan usia saya 38 tahun pada
19 muharram ini.

Peradangan otak ini adalah penyakit terakhirku, aku
senang wafat dg penyakit ini, karena Rasul saw
beberapa bulan sebelum wafatnya terus
mengeluhkan sakit kepala...
Salam rinduku untuk kalian semua jamaah Majelis
Rasulullah saw kelak, jika terjadi sesuatu padaku
maka teruskan perjuanganku.. ampuni
kesalahanku.., kita akan jumpa kelak dg
perjumpaan yg abadi.. Amiin..

Sekarang Allah Yarham telah beristirahat tenang
bersama Rasulullah saw, sirna sudah segala
keluhan yg selalu beliau rasakan,

PERLU DI KETAHUI OLEH SEMUA, HABIBANA
MUNZIR WAFAT DALAM KEADAAN TERSENYUM,
DAN PADA SAAT PEMAKAMAN BELIAU SEBAGIAN
BESAR WILAYAH INDONESIA DALAM KEADAAN
GERIMIS...


Selasa, 08 Oktober 2013

PEDANG KELEMBUTAN

Habib Munzir Al Musawa:

Warisi perjuangan Nabi kita

Muhammad SAW
dalam hari-hari kita, bukan berarti harus menjadi
Da’i semua namun jadilah penyeru ke jalan
keluhuran di rumah, di tetangga, di pekerjaan, di
sekolahan, kenalkan budi pekerti yang baik pada
ayah bunda,

“kenapa ayah ibu saya selalu kasar pada saya?”
Kalau kau berlemah lembut pada mereka sekali,dua
kali, tiga kali, seminggu dua minggu, belum satu
bulan engkau berlemah lembut pada ayah ibu mu,
kau akan menjadi orang kesayangannya, dan kau
tidak akan disakiti perasaanmu karena kau menjadi
anak yang di banggakan, kenapa ? karena sangat
berlemah lembut pada Ayah Bunda nya.

Hampir semua orang yang bengis kepada orang
lain, kalau ia di lemah lembuti maka ia akan
berubah menjadi baik, kenapa? Karena, pedang
akhlak dan budi pekerti itu adalah pedang cahaya,
kalau pedang besi hanya bisa merobek dada atau
jantung, membunuh…, paling banyaknya tidak bisa
lebih dari itu,
tapi pedang cahaya itu bisa menembus sanubari ,
merubah hati yang keras menjadi hati yang lembut
penuh cahaya, membuat orang yang bengis menjadi
orang yang sangat sering menangis, membuat
orang yang selalu berbuat jahat menjadi orang
yang selalu berbuat baik, membuat musuh terjahat
menjadi teman tersetia, itulah pedang cahaya
Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian banyak saya
tidak bisa sebutkan satu persatu, riwayat Shahih
Bukhari dan lainnya ; orang yang berkata kepada
Nabi Muhammad SAW tidak ada orang yang lebih
kubenci dari Muhammad SAW, tapi setelah
keramahan beliau berubah menjadi orang yang
paling dicintainya adalah Sayyidina Muhammad
SAW .


PEDANG KELEMBUTAN

Habib Munzir Al Musawa:

Warisi perjuangan Nabi kita

Muhammad SAW
dalam hari-hari kita, bukan berarti harus menjadi
Da’i semua namun jadilah penyeru ke jalan
keluhuran di rumah, di tetangga, di pekerjaan, di
sekolahan, kenalkan budi pekerti yang baik pada
ayah bunda,

“kenapa ayah ibu saya selalu kasar pada saya?”
Kalau kau berlemah lembut pada mereka sekali,dua
kali, tiga kali, seminggu dua minggu, belum satu
bulan engkau berlemah lembut pada ayah ibu mu,
kau akan menjadi orang kesayangannya, dan kau
tidak akan disakiti perasaanmu karena kau menjadi
anak yang di banggakan, kenapa ? karena sangat
berlemah lembut pada Ayah Bunda nya.

Hampir semua orang yang bengis kepada orang
lain, kalau ia di lemah lembuti maka ia akan
berubah menjadi baik, kenapa? Karena, pedang
akhlak dan budi pekerti itu adalah pedang cahaya,
kalau pedang besi hanya bisa merobek dada atau
jantung, membunuh…, paling banyaknya tidak bisa
lebih dari itu,
tapi pedang cahaya itu bisa menembus sanubari ,
merubah hati yang keras menjadi hati yang lembut
penuh cahaya, membuat orang yang bengis menjadi
orang yang sangat sering menangis, membuat
orang yang selalu berbuat jahat menjadi orang
yang selalu berbuat baik, membuat musuh terjahat
menjadi teman tersetia, itulah pedang cahaya
Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian banyak saya
tidak bisa sebutkan satu persatu, riwayat Shahih
Bukhari dan lainnya ; orang yang berkata kepada
Nabi Muhammad SAW tidak ada orang yang lebih
kubenci dari Muhammad SAW, tapi setelah
keramahan beliau berubah menjadi orang yang
paling dicintainya adalah Sayyidina Muhammad
SAW .


Senin, 07 Oktober 2013

PERJUANGAN PALING INDAH


Almaghfurlah Alhabib munzir bin Fuad Almusawa:

>tahukah pengorbanan yg teragung?,
pengorbanan untuk membantu dakwah sang Nabi
saw,

> tahukah pemikiran yg teragung?,
pemikiran untuk membantu dakwah sang Nabi saw,

> tahukah usaha yg teragung?,
usaha untuk membantu dakwah sang nabi saw,

> tahukah kehidupan yg teragung?,
kehidupan yg penuh perjuangan untuk membantu
dakwah sang nabi saw,

> tahukah kematian yg teragung?,
kematian orang yg membantu dakwah sang nabi
saw..

> tahukah kelompok teragung...?,
kelompok para pendukung dakwah sang Nabi saw...

mereka kelompok termulia di dunia dan di akhirat..

kalau sudah kau mencapai hal itu walau sedikit,

dan kau risau itu akan lepas darimu,

adakah yg paling kau inginkan datang selain kematian..?

> itulah yg kuinginkan, segera dijemput kematian
agar selamat dari jatuhnya diri kepada hal lain,

atau terbitnya cahaya kemudahan dhohir dan batin
lebih terang lagi untuk lebih baik lagi membantu
dakwah sang nabi saw..

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻲ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻲ ﺍﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺑﺎﺭﻙ
ﻭﺳﻠﻢ

Allahummaj'alna minhum..Aamiin



Sabtu, 05 Oktober 2013

KALAM CINTA HABIBANA


"Tiadalah kehidupan pasti menemui kematian,
tiadalah perkumpulan pasti menemui perpisahan"

"Satu hembusan nafasmu , ialah selangkah
menuju ajal"

"Beruntunglah dan tiada yang lebih beruntung
kecuali para Pecinta Sayyidina Muhammad
Shalallahu 'Alaihi Wasallam"

"Tiadalah yang lebih ditakuti Syaiton , para Jin,
dan Iblis melebihi hati yang berdzikir. Ketika hati
sedang ingat Allah , itulah yang paling ditakuti
oleh Syaithon"

"Tak ada yang lebih cepat mendatangkan
keridhoan Allah SWT. Melainkan bakti kepada
Ayah dan Ibunda"

"Sunnguh tiada Hadiah yang lebih Agung dari
doa"

"Ketahuilah bahwa peristiwa yang disebut
(Kematian) justru itulah Hakikat kehidupan yang
abadi"

"Ketahuilah bahwa cinta Allah , Allah titipkan
kepada Sesosok Manusia yang bernama
Sayyidina Muhammad Saw."

"Ketahuilah bahwa tuntunan terindah ialah
tuntunan Nabi ku dan Nabi kita semua yaitu
(Sayyidina Muhammad Saw)."

"Perindahlah siang-siang hari kita pada bulan
Ramadhan dengan puasa dan ibadah lainnya,
serta hiasilah dan sempurnakan malam-
malamnya dengan memperbanyak shalat tarawih
dan membaca Al qur’an."

"Do'a kita pun kepada Saudara/i kita adalah
sedekah, sebagaimana yang disabdakan Oleh
Sayyidina Muhammad Saw : "Semua yang baik
adalah sedekah".

"Getarkanlah bibirmu ketika menyebut nama
Yang Maha Agung (Fukullu Jami'an Ya
Allah...Ya Allah...Ya Allah)"

"Jadikanlah mulai saat ini Dzikir menjadi sebuah
kebutuhan kita, sebagaimana kita membutuhkan
makan."

"Nabi shallallahu'alaihi wasallam bersabda
riwayat shahih Muslim...

"Tiada akan datang
hari kiamat selama masih ada di muka bumi
yang memanggil nama ALLAH, ALLAH" (Shahih
Muslim)

"Kematian adalah guru terbaik dalam kehidupan,
sedikit saja kita lalai dari mengingat kematian
maka kita akan kehilangan guru terbaik dalam
kehidupan… Dia datang dengan tiba-tiba tanpa
kenal permisi.. Apakah kita siap menyambut
kedatangan sang malaikat maut ? adakah kita
siap menyongsong malam pertama di alam
kubur?…."

"Kita bangkit dengan kelembutan , bukan dengan
kekerasan."

"Jadikan sabar dan do'a sebagai senjata
terdahsyat dalam kehidupan ku dan kalian."

''Bila semua yang dialam semesta ini
membenciku , Demi ke Agungan-Mu asalkan
Engkau tidak murka kepadaku, makaaku tidak
perduli".


KISAH DUA ORANG YANG CINTA KARENA ALLAH


KISAH DUA ORANG YG CINTA KARENA ALLAH
TA`ALA

Oleh : Adda`i Ilallah Sayyid Munzir Al Musawa rhm

sebagian ulama besar mengatakan bahwa ada 2
orang yang saling mencintai karena Allah, mereka
bersepakat untuk saling membantu di dunia dalam
mencapai ridha Allah, dan untuk menyebarkan
ajaran Rasulullah shallallahu 'alihi wasallam, dan
menampakkan akhlak rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam selama mereka dalam kehidupan dunia.
Maka kedua orang shalih ini setuju untuk
mengamalkan sunnah-sunnah nabi Muhammad
dan menyebarkan ajaran beliau hingga mereka
wafat, dan mereka berkesinambungan dalam hal
itu, mereka saling membantu dalam menyebarkan
dakwah nabi Muhammad, mereka mengajarkan
sunnah-sunnah nabi Muhammad kepada manusia
dengan kasih kelembutan dan kasih sayang dan
akhlak yang mulia, dan mereka terus mengamalkan
sunnah-sunnah nabi Muhammad shallallahu 'alaihi
wasallam, yang mana hal itu adalah sunnah-
sunnah yang sangat sederhana dan kita semua
mengetahuinya, diantaranya sunnah ketika makan,
ketika tidur, ketika keluar dan masuk rumah. Kita
menganggapnya sesuatu yang kecil padahal hal itu
sangat agung di sisi Allah.

Dan setelah beberapa tahun kedua orang ini
mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam, maka salah seorang
diantara mereka meninggal. Maka orang ini selalu
mendoakan temannya yang meninggal, dan
memintakan ampunan kepada Allah untuknya. Dan
suatu saat ia berjumpa dengan temannya di dalam
mimpi, dan ia menanyakan keadaannya setelah
meninggal, dan apa yang terjadi setelah ia wafat.

Kita mengetahui bahwa mimpi-mimpi baik itu
adalah benar dan datangnya dari Allah,dan
sebagian mimpi yang lainnya adalah dari syaitan.

Lihatlah pada indahnya tuntunan sayyidina
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, maka
berkatalah saudaranya yang meninggal itu:
" Ketika aku wafat dan berpindah dari kehidupan
dunia ini, sungguh aku tidak merasakan kematian
sama sekali, orang-orang memandikanku,
mengkafaniku, dan membawaku ke dalam kubur,
tetapi aku mengira diriku dalam mimpi, sehingga
datang 2 malaikat ke dalam kuburku, dan berkata
kepadaku : "duduklah wahai Abdullah", dan ketika
aku duduk di kuburku aku merasa bahwa diriku
baru bangun dari tidur, dan dahulu ketika aku
masih hidup di dunia aku selalu menjaga 2 sunnah
nabi yaitu ketika akan tidur dan ketika bangun
tidur, yang pertama adalah sunnah siwak, ketika
aku bangun tidur aku selalu mengambil siwak dan
bersiwak dengannya, dan yang kedua adalah ketika
aku bangun tidur aku selalu membaca doa:

ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺍﻟﺬﻱ ﺃﺣﻴﺎﻧﺎ ﺑﻌﺪﻣﺎ ﺃﻣﺎﺗﻨﺎ ﻭﺇﻟﻴﻪ ﺍﻟﻨﺸﻮﺭ

" Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan
kami kembali, dan kepada-Nya lah kami akan
kembali".

Adapun balasan dari sunnah yang pertama aku
tidak merasakan sakitnya kematian bahkan aku
mengira bahwa aku sedang dalam mimpi,

sehingga
malaikat berkata kepadaku: "duduklah wahai
Abdullah" mereka ingin menanyakan aku di dalam
kubur, dan ketika aku bangun dari kuburku aku
mengira bahwa aku bangun dari tidur, dan aku
mulai mencari siwak dan aku mengulang-ulang doa
bangun tidur, dan ketika itu aku memanggil anakku
dan aku berkata: "wahai fulan, dimana siwakku,
siapa yang yang telah mengambil siwak?",

maka
malaikat yang berada di hadapanku berkata:

"Wahai Abdullah, siwak apa yang engkau cari dan
siapa yang orang yang engkau panggil itu?, apakah
engkau mengira bahwa engkau sedang tidur di
tempat tidurmu?, engkau sekarang adalah mayyit
di dalam kuburmu, dan kami adalah malaikat yang
akan bertanya kepadamu", maka aku menjadi risau
dan aku sadar bahwa aku telah berada di alam
kubur, dan aku pun mengulang-ulang doa bangun
tidur, maka malaikat itu berkata: "engkau adalah
hamba yang shalih, engkau telah dikuatkan dengan
ucapan yang kuat, maka tiada lagi pertanyaan
untukmu di kubur dan di hari kiamat, maka tidurlah
seperti tidurnya pengantin sampai tiba hari
kiamat".

Maka ia berkata kepada temannya di dalam mimpi,
sungguh Allah subhanahu wata'ala telah
menyelamatkanku dari pedihnya kematian, dan dari
pertanyaan 2 malaikat di alam kubur dikarenakan
aku mengamlakan dua sunnah Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam yang sangat mudah
dan sederhana itu. Maka bagaimana jika kita
mengamalkan 5 dari sunnah nabi Muhammad
shallallahu 'alaihi wasallam, dan bagaimana jika
kita menjaga 10 sunnah dari sunnah-sunnah nabi
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Setiap
sunnah Rasulullah yang engkau amalkan akan
membawa manfaat untukmu, dan orang ini telah
melewati 1 tahap yaitu selamat di alam kuburnya,
ia akan selamat dari kubur kemudian mencapai ke
surga, dan dari surga ia akan mencapai kepada
puncak kenikmatan di surga yaitu memandang
keindahan dzat Allah subhanahu wata'ala.

Demikianlah Allah subhanahu wata'ala memberi
balasan kepada orang-orang yang beriman di dunia,
karena mereka beriman kepada Allah subhanahu
wata'ala walaupun mereka tidak melihat-Nya, dan
mereka menyembah-Nya padahal mereka tidak
melihat-Nya, dan mereka melakukan shalat karena
Allah subhanahu wata'ala sedangkan mereka tidak
melihat-Nya. Jika mereka telah sampai kepada
ketetapan rahmat Allah, maka mereka akan melihat
Allah subhanahu wata'ala, dan Allah akan
menyingkirkan dari mereka tabir yang menghalangi
mereka dengan Allah.
Wallahu`alam

Allahumma shalli alaa ruuhi sayyidina
muhammadin fil arwah, wa 'ala Jasadihi filjasad,
wa alaa Qabrihi filqubuur"
Artinya

(wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh
Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan
limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan
pada kuburnya di alam kubur

“Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina
Muhammad nuuri-kas saari wa madaadikal jaari
wajma’nii bihi fi kulli athwaari wa ‘ala alihi wa
shahbihi yannuur”

dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan
lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an
jadikan bacaan yg paling anda senangi,

berkata Imam Ahmad bin Hanbal,
Cinta Allah besar pada
pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak
dg memahaminya


Jumat, 04 Oktober 2013

DOA DAN TAHLIL AKBAR 40 HARI GURU MULIA


Hadirilah doa dan tahlil 40 hari guru kita
Sulthonul Qulub Habibana Munzir bin Fuad Almusawa.

Sabtu, 26 oktober
2013, pukul 20.30 Wib, bertempat di Masjid At-
Taubah (makam Habib  Ahmad Bin Alwy Alhadad, Makam Kramat Habib Kuncung) kalibata, Jakarta selatan.


Minggu, 29 September 2013

Bila kematian sebagai muara bagi kerinduan


Habib Munzir Al Musawa:

Semua yang hidup pasti akan merasakan kematian,
dan kematian bagi para pendosa adalah akhir dari
kebahagiaan dan awal dari kehinaan. Namun
kematian bagi hamba yang rindu pada Sang Maha
Indah adalah berakhirnya segala cobaan dan
bermulanya keindahan yang kekal. Tiadalah
kehidupan dunia itu kecuali panggung sandiwara,
yang kaya belum tentu bahagia dan yang miskin
belum tentu dalam keadaan susah bahkan bisa jadi
dalam hari-harinya selalu bahagia, bisa saja orang
yang kelihatannya mulia dan kaya barangkali dia
dalam kesusahan dan sangat mendambakan
kemerdekaan seperti orang-orang yang miskin.
Orang-orang yang semakin tinggi jabatannya
hakikatnya ia semakin terpenjara dan semakin
terjajah oleh jabatannya. Sedangkan orang yang
berada di pinggiran jalan, bebas kapan saja dia
mau makan ia bisa makan, tetapi orang yang
sudah bekerja sebagai pegawai untuk makan ada
waktu yang ditentukan, semakin tinggi jabatannya
maka semakin sulit gerakannya, semakin penuh
alam pemikirannya maka semakin sulit ia
merasakan keindahan dan semakin terganggu
istirahatnya, sedangkan orang yang susah kapan
pun mau tidur ia bisa tidur dan terserah kapan ia
mau bangun, tetapi tidak demikian dengan orang
yang semakin tinggi jabatannya di dunia. Maka
kaya dan miskin bukanlah menjadi tolak ukur, kaya
ataupun miskin, jabatan rendah ataupun tinggi
kesemuanya itu selalu terjadi sepanjang bumi
diciptakan, dari generasi ke generasi mereka hidup
ada yang dalam kesusahan dan ada yang dalam
kebahagiaan, ada yang dalam kehinaan dan ada
yang dalam kemuliaan, ada yang dalam derajat
tinggi dan ada yang dalam derajat rendah, ada
yang dalam musibah dan ada yang dalam
kenikmatan, kesemunya itu telah terjadi dan akan
terus terjadi, aku dan kalian sedang melewatinya
kemudian akan melupakannya dan terlepas darinya,
dan berpindah ke generasi berikutnya, demikian
yang terjadi mulai dari ayahanda kita sayyidina
Adam As, dan yang kekal dan abadi adalah bakti
kepada Allah, cinta Allah, rindu Allah, getaran jiwa
yang bersambung dengan cahaya keluhuran yang
kekal, Yang Maha Melihat setiap getaran perasaan
hamba-Nya, Yang Maha Melihat setiap apa yang
difikirkan oleh hamba-Nya, Yang Maha Melihat apa
yang akan terjadi pada hamba-Nya, Yang Maha
menghargai keinginan hamba yang ingin dekat
kepada-Nya, Yang Maha menyambut hamba yang
ingin kembali dari kehinaan kepada keluhuran atau
menambah dari keluhuran menjadi lebih luhur lagi,
Dialah Yang Maha Baik melebihi segala yang baik
karena semua kebaikan adalah milik-Nya dan
ciptaan-Nya, Dialah Yang Maha berjasa dari semua
yang berjasa, Yang memberi kita jasad, Yang
memberi kita kehidupan, Yang menghamparkan
bumi untuk kita, yang menciptakan hewan,
tumbuhan, bulan, matahari dan segala sesuatu
yang ada di daratan dan di lautan tidak lain
hanyalah untuk mendekat kita kepada-Nya, untuk
mencapai cinta-Nya, untuk mencapai kasih
sayang-Nya, setiap detikmu adalah lamaran cinta
Allah agar engkau menerima cinta Rabbul 'alamin.
Hadirin hadirat, siapa yang tidak kita inginkan
cintanya ini?, siapa yang selalu kita tolak
lamrannya ini?, setiap detik kita selalu ingin
berpaling dari ibadah, ingin berpaling dari cinta
Allah, ingin selalu mentalaq Allah!. Namun Allah
subhanahu wata'ala Maha Baik dan tidak memutus
hamba-Nya meskipun hambnya berkali-kali
mengecewakan-Nya, namun perasaan yang paling
lembut dari semua yang mempunyai perasaan
lembut, Sang pencipta perasaan, Allah mempunyai
perasaan Yang Maha Lembut. Allah mempunyai
siksa yang pedih namun kelembutan-Nya melebihi
kemurkaan-Nya. Oleh sebab itu selalu lah
beristighfar atas nafas-nafas kita yang terlewat
dalam dosa, karena orang yang selalu hidup dalam
dosa bagaikan orang yang tenggelam dalam
samudera kegelapan dan ditimpa gelombang
kegelapan,

sebagaimana firman Allah subhanahu wata'ala:
"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam,
yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak
(pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang
tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan
tangannya, hampir-hampir dia tiada dapat
melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi
cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia
mempunyai cahaya sedikitpun" (QS. An Nur: 40)


Peduli Acara MAJELIS RASULULLAH SAW Bank syariah mandiri 061-7121-494 a/n Munzir Almusawa_______Majelis Nisa di seketariat MAJELIS RASULULLAH SAW, setiap hari minggu pkl 14.00 WIB s/d selesai. Tausiah akan disampaikan langsung oleh AL ALAMAH ALHABIB MUNZIR BIN FUAD ALMUSAWA. majelis kusus nisa/WANITA
Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More