Terima Kasih, Anda sudah mengunjungi blog Pecinta Rasulullah SAW, semoga Allah selalu Menanamkan Rasa Cinta dan Rindu kepada Allah SWT dan Sayyidina Muhammad SAW kepada Diri kita Hingga kita Wafat dalam Khusnul Khotimah AAMIIN.........
kritik dan saran : mufe.majelis@gmail.com_____Alamat lengkap Majelis Rasulullah SAW: jl. Cikoko Barat V, RT 03/05, NO 66, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan (12770),
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2013

TIADA SATUPUN UCAPAN YANG KELUAR DARI LISAN KITA KECUALI DARI KASIH SAYANG ALLAH


Jika kau renungkan tiadalah satu ucapan huruf
bisa kita sebutkan terkecuali itu datang dari kasih
sayang Allah. Tiadalah kita bisa melihat,
mendengar, bergerak dan hidup diatas bumi ini
yang milik Allah terkecuali dari Kasih Sayang Illahi.
Pengingkaran, kekufuran dan dosa dosa terus
mengalir tetapi Dia (Allah Swt) Maha Bersabar
siang dan malam.

Sebagaimana kita dengar munajat yang dibaca dan
dilantunkan dari Hujjatul Islam wabarakatul anam
Al Imam Abdullah bin Alawi Al Haddad. Ya Illahi wa
Maliki anta ta’lam kaifa haliy (Wahai penciptaku,
yang memiliki diriku, Kau Maha Tahu akan
keadaanku), Wa bima qad halla qalby min humumi
wasytighaliy (dari apa yang mengguncang jiwaku
dari kegundahan dan dari kealpaan dan dari hal hal
yang lainnya), Kau Yang Maha Tahu Wahai Yang
Memiliki diriku, Sang Pemilik dari setiap yang
hidup, Dialah Allah Swt. Sang Penguasa bagi
mereka yang ada di bentangan alam semesta
adalah Allah Jalla wa Alla, Maha Sempurna dan
Maha Abadi.

Setiap gerak gerik kenikmatan yang kita lakukan
sampai setiap nafas kita, inilah ciri Kasih Sayang
Allah kepada kita yang tidak akan diberikan dan
tidak mampu diberikan oleh makhluk satu sama
lainnya terkecuali Allah Sang Maha Pencipta.

Beruntung jiwa yang mengingat Allah, beruntung
bibir yang menyebut Nama Allah, beruntung alam
pemikiran yang memikirkan keagungan Ilahi.


Rabu, 13 November 2013

KASIH SAYANG ALLAH DALAM KENIKMATAN DAN KESULITAN


Alhabib Umar Bin Hafidz :

Wahai Para Hamba.. Kasih sayang Tuhan Kita
dalam kenikmatan dan kesulitan, selalu ada bagi
mereka yang mempunyai perasaan dan akal sehat,
selalu ada bagi mereka yang memiliki kesungguhan
dalam beramal, mereka yang bersyukur atas
kenikmatan - kenikmatan Nya, dan kembali
mengadu kepada Nya dalam musibah dan
kesulitan, dan tersingkir dari mereka khayalan dan
sangkaan untuk bertumpu kepada selain Nya, maka
mereka bersungguh - sungguh dalam beribadah
kepada Nya, maka dia akan menerima, maka Dia
memaafkan, dan menghapus catatan dosa mereka
dengan gantian tumpukan pahala, Dia Tidak
Membutuhkan kita, dan Kita sangat Membutuhkan
Bantuan Nya dalam segala hal, namun Dia berlaku
kepada kita dengan kebaikan kebaikan ini semua..
maka bahkan bila datang perbuatan dosa dari
hamba Nya dan ia mau memohon ampunan dosa,
maka dosanya itu dirubahnya menjadi tumpukan
pahala, Sungguh dia adalah Maha Pengasih..,
Sungguh Dia adalah Maha Memberi.., Sungguh
Dialah Maha Dermawan.., Sungguh dialah Allah..,

Celakalah mata, yang diharamkan dari melihat
wajah Muhammad.., Celakalah mata yang terdapat
terhalang antaranya dengan Bentuk Muhammad
(saw), Demi Allah.. mata itu yang diharamkan dari
melihat wajah Muhammad (saw) dihari
kiamat..diharamkan dari melihat sorga, diharamkan
dari melihat Allah.. selama - lama Nya.., tempat
mereka adalah api, akan kembali kepada Api, puri -
puri kehinaan, Celakalah mata yang diharamkan
dari melihat wajah Muhammad (saw), celakalah
atasnya.. celakalah atasnya.. celakalah atasnya..,
Wahai Allah janganlah kau jadikan pada kami mata
yang diharamkan dari melihat wajah Nabi Mu
(saw), juga pada keluarga kami, istri - istri kami,
anak - anak kami, kerabat kami, putra - putri kami,
sahabat - sahabat kami, murid - murid kami, dan
para pecinta kami Wahai Rabbul 'alamiin.............,
Yaa Arhamarrahimiin..., Yaa Arhamarrahimiin...,
Yaa Arhamarrahimiin...,


Jumat, 25 Oktober 2013

Sungguh Kau akan berpisah dengannya tanpa peduli,.

Demi Allah, Pencipta hidup dan mati, berkehendak
mencegah dan memberi, memuliakan atau
menghinakan diri, melimpahkan kekuasaan atau
mencabutnya tanpa kompromi, cintailah siapa yang
ingin kau cintai, sesungguhnya kau akan berpisah
dengannya tanpa peduli.
Akhir-akhir ini, kematian membangunkanku dari
mimpi, memecutku berkali-kali. Berapa banyak
tetesan air mata berderai, mengantarkan setiap
mayat yang terkulai. Sungguh kusaksikan
ketidakberdayaan di setiap sisi. Wahai manusia,
kemanakah kau akan pergi? Apakah yang kau cari?
Puaskah kau dengan megahnya rumah di bumi?
Banggakah kau dengan tunggangan yang kau beli?
Muliakah kau dengan jabatan duniawi? Amankah
kau dengan sahabat, kerabat, anak dan istri?
Berapa banyak manusia wanita dan lelaki, dulu
hidup tegak berdiri, dan memiliki jati diri. Saat ini,
hilang ditebas mati. Terkubur dalam tanah yang
gelap dan sunyi, sempit dan sepi.
Berapa banyak manusia yang dulu gagah dan
berotot besi, namun menggigil gelisah dan lemah
lunglai, saat terdengar denting maut berbunyi.
Berapa banyak mereka yang dulu dielu-elukan,
dipuja dan dipuji, lalu menjadi hina tak berarti, saat
dijemput mati.
Maha Tinggi Allah, lagi Maha Suci. Anak, sahabat,
istri, dan dokter tak mampu menolong atau
memberi. Tangan mereka sangat lemah untuk
menarik kembali umur yang telah dilalui, atau
menambahnya walau hanya sehari. Mati akan
membawanya pergi, tanpa ada yang menemani.
Maut akan menjerumuskannya ke perut bumi
sendiri.
Mereka yang hidup beramal baik dan menghindari
segala duri, akan kembali dengan indah lagi
berseri. Namun yang berhati busuk dan lalai,
berada dalam siksa, pedih, sakit yang tak pernah
berhenti.
Kembali ….. kembali ke jalan Sang Pembawa
Wahyu yang Suci, Muhammad yang berbudi.
Allahumma Shalli `ala sayyidinaa Muhammad wa
`alaa aalihi wa shahbihi.

HABIB HUSIN NABIL.


Peduli Acara MAJELIS RASULULLAH SAW Bank syariah mandiri 061-7121-494 a/n Munzir Almusawa_______Majelis Nisa di seketariat MAJELIS RASULULLAH SAW, setiap hari minggu pkl 14.00 WIB s/d selesai. Tausiah akan disampaikan langsung oleh AL ALAMAH ALHABIB MUNZIR BIN FUAD ALMUSAWA. majelis kusus nisa/WANITA
Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More