Terima Kasih, Anda sudah mengunjungi blog Pecinta Rasulullah SAW, semoga Allah selalu Menanamkan Rasa Cinta dan Rindu kepada Allah SWT dan Sayyidina Muhammad SAW kepada Diri kita Hingga kita Wafat dalam Khusnul Khotimah AAMIIN.........
kritik dan saran : mufe.majelis@gmail.com_____Alamat lengkap Majelis Rasulullah SAW: jl. Cikoko Barat V, RT 03/05, NO 66, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan (12770),
Tampilkan postingan dengan label cinta sejati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta sejati. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 November 2013

PERBANYAK MENGUCAP KALIMAT LÀAILLAHAILALLAH ,.

Pada Senin malam, 21 Muharram 1435 H/ 25
November 2013, Lapangan Monas Jakarta penuh
sesak dengan lautan manusia yang berpakaian
serba putih-putih dan berjaket Majelis Rasulullah
SAW. Gelombang ratusan ribu umat Islam datang
dari berbagai pelosok tanah air dan luar negeri ke
Monas Jakarta untuk menghadiri puncak acara
Tabligh Akbar Majelis Rasulullah SAW yang
bersama Guru Mulia Alhabib Umar bin Hafidz.

Gema dzikir, sholawat, dan maulid serta lantunan
al-Qur’an tiada henti-hentinya menggema
mengguncang jagat raya. Tidak ketinggalan
tausiah-tausiah yang dibawakan oleh para ulama,
habaib dan kyai melengkapi puncak acara tabligh
akbar. Terlebih lagi tausiah yang disampaikan
oleh sang kekasih Allah dan Rasul-Nya, Alhabib
Umar bin Hafidz.

Dalam tausiahnya beliau menyampaikan bahwa
sesungguhnya akhir hayat kita semua tergantung
dari apa yang ada di dalam hati kita dan dari apa
yang dilakukan oleh anggota tubuh kita. Kita
sudah sering dikumpulkan bersama Habibana
Munzir Almusawa sebelum beliau wafat.

Ingatlah bahwa beliau tidaklah meninggal tapi
hanya jasad beliau yang wafat sesuai janji Allah
kepada Orang-orang yang sholeh.
Ingatlah bahwa orang-orang yang berjaya karena
dunia mereka akan menyesal akhirat karena telah
menyia-nyiakan majelis-majelis mulia seperti
malam ini, Allah senantiasa menatap apa yang
tersembunyi didalam hati dan pikiran kita.

Alhabib Umar bin Hafidz berpesan, sungguh nafsu
dan syaitan lebih pantas untuk dilanggar daripada
melanggar perintah Allah, semoga kita diwafatkan
dalam keadaan taat kepada Allah, maka
bersungguh-sungguhlah dalam munajat kepada
Allah, bersihkanlah hati dan pikiranmu agar
terhindar dari bujukan musuh-musuh Allah.

Di saat kita mencintai ketaatan dan membenci
kemaksiatan maka segala rencana orang-orang
yg akan menghancurkan Islam akan musnah
dengan sendirinya.

Janganlah kita berdoa hanya untuk diri kita
sendiri saja, maka perluaslah kepada saudara-
saudara kita karena hal itu disukai Allah SWT.

Keberkahan majelis ini akan membuka pintu
Hidayah Allah kepada orang-orang yang nantinya
akan masuk Islam karena majelis ini. Hanyalah
Allah yang mampu membuat apa yang tidak
mungkin menjadi mungkin.

“Ketahuilah Laa ilaha illallah adalah ucapan
paling afdhal yang pernah diucapkan oleh nabi-
nabi sebelum Rasulullah, perbaharui iman kalian
dengan selalu membaca kalimat Laa ilaha illallah.
Ucapkan dengan penuh rasa khusyu’, tawaddhu’
dan pengharapan. Ini adalah cara dzikir para salaf
terdahulu. Ajarkan ini pada keluarga, sahabat dan
orang di sekitar kita agar diangkat segala adzab
dan kesulitan kita serta derajat kita diangkat oleh
Allah SWT”, lanjut Habib Umar bin Hafidz.

Selanjutnya beliau meminta mengulurkan tangan
kita, mengangkat tangan kita, meminta kepada
Allah, mengemislah kepada-Nya. dan ucapkan
“YAA ALLAH…YAA ALLAH…YAA ALLAH.

Ya Allah, jangan Engkau putuskan harapan kami
pada-Mu karena Engkau adalah Yang Maha
Pendengar dan Maha Dermawan. Ya Allah, jangan
Kau campakkan kami di hari kiamat. Ya Allah,
pertemukanlah kami dengan kekasih kami Nabi
Muhammad SAW di hari kiamat. Amiin..”

(Ditulis oleh Majelis Ta’lim Darusshofa /

Img: ﺍﻟﺤﺒﻴﺐ ﻋﻤﺮ ﺑﻦ ﺣﻔﻴﻆ – Habib Omar)


Senin, 25 November 2013

SYAIR QASHIDAH GUBAHAN GURU MULIA AL-MUSNID AL-ALLAMAH AL-HABIB UMAR BIN HAFIDH UNTUK SULTHONUL QULUB AL-HABIB MUNZIR BIN FUAD AL-MUSAWA


SYAIR QASHIDAH GUBAHAN GURU MULIA AL-MUSNID AL-ALLAMAH AL-HABIB UMAR BIN HAFIDH UNTUK SULTHONUL QULUB AL-HABIB MUNZIR  BIN FUAD AL-MUSAWA

Engkau lalui seluruh hidupmu dengan memunaikan janjimu Kepada Tuhan Mu, Menjalankan hak cinta dan Rindu Mu
Engkau Rindukan Kedekatan dengan Tuhan Mu, Engkau menempuh jalan mencapai Ridho Tuhan Mu dengan penuh syukur kepada Nya,.

Tuhan Mu memilih Mu sebagai Penyambung lidah, penyambung seruan Sang Nabi Pembawa kabar gembira dan peringatan Tuhan Mu, dengan Ketulusan Mu Tuhan yang Maha dermawan Menebar Hidayah Nya kepada sekalian Hambanya hingga mereka kembali mengenal Tuhan mereka,.

Betapa Banyak Manusia Lalai akan Tuhannyadan dengan Mulah mereka menjadi hamba yang Munii’ dan senantiasa kembali kepada Tuhannya,.

Betapa Banyak pendusta yg dengan ketulusan Mu lah mereka bertaubat dengan Kesungguhan, Seruan Mu menembus Hati,. Seruan Mu menembus Hati,.  Tiada lain karna seruan keluar dari lubuk hati terdalam,.

Engkau mengingat Tuhan Mu dengan hati Terbungkus Cinta kepada MUHAMMAD Pemimpin Teragung,.

Dahulu Engkau datang ketanah leluhur, Para Pembawa Hidayah di Bumi Tarim Ghanna Tanah kebahagiaan. Engkau menikmati Hidangan, engkau menikmati hidangan para Aulia Manusia-manusia Mulia dari sejak awal Engkau Bercita-cita Tinggi,.

       Dengan kesungguhan, Kegigihan, Engkau tempuh jalan Takwa dengan setulus Cinta,.

       Dengan kesungguhan, Kegigihan, Engkau tempuh jalan Takwa dengan setulus Cinta,.

Engkau meraih rahasia-rahasia Tuhan Mu dan Ilmu yang bermanfaat, dan engkau terus naik menuju jalan yang tinggi dengan menjalankan menunaikan Janji Mu dengan Tuhan Mu,.

Tuhan Mu memberikan Mu pakaian Anugerah Nya, perhatian didalam kenikmatan yang tidak terhitung dengan jumlah apapun,.

Tuhan Mu mengkaruniakan Cinta kepada Nya, dan kepada kekasihNya Sebaik-baiknya Hamba, sumber segala kebahagiaan Yaitu Nabi Muhammad SAW, Tuhan Mu menganugerahkan Mu hubungan erat dengan manusia-manusia mulia, Manusia-Manusia Pilihan, Orang-orang yang tinggi derajat mereka daripada pembawa Hidaya di alam semesta ini,.

Engkau patut mendapat pujian karena Kemuliaan Mu, karena Anugerah yang tuhan berikan Kepada Mu, dan karna sifat-sifat Luhur Mu yang begitu Agung . Budi pekerti Mu . Akhlak Mu . Cita Rasa Mu ,.

Ketika Engkau Berusaha untuk meraih kedekatan dan puncak Harapan Mu, Engkau Telah Mengambil bagian yang Besar dari cahaya yang bersumber dari mereka para pembawa hidayah Orang-orang yang bertakwa, sehingga engakau menjadi seperti mereka memberi Hidayah Kepada Alam semesta ,.

Tiada henti Engkau habiskan Hidup Mumenempuh jalan kekasih Mu Muhammad SAW, dan Engkau mengajak Manusia Kejalan Tuhan Mudengan Shidiq dan kesungguhan Kepada Allah Hingga Ketika tiba saat perjumpaan dengan Tuhan Mu, Ketika tiba saat perjumpaan dengan Tuhan Mu dan Kekasih Nya Nabi Muhammad SAW Engkau dengan cepat menjawab panggilan tersebut, hingga Engkau datang menghadapnya, maka sunggu semoga Tuhan Mu Menempatkan Mu di KUrsi Tertinggi,.

Di kursi Shidiq dan kesungguhan yang tempatnya adalah di sisi Tuhan Mu yang terbit cahaya terang benderang ditempat itu dari kepada Tuha Mu,.

 semoga Tuhan Mu yang Maha dermawan mengangkat derajat Mu di Surga Firdaus Surga yang penuh dengan kenikmatan, Surga Keabadian, dan semoga Tuhan Mu menebar keberkahan dan kebaikan kepada keluarga dan Anak-anak yang Engkau Tinggalkan sehingga mereka menjadi sebaik-baiknya penerus setelah Kepergian Mu,.

Dan semoga Tuhan Mu menjadikan mereka para Ulama, orang-orang pilihan Allah, Orang-orang yang mengenal kepadanya dan bertakwa serta Zuhud kepada Nya,.

Dan semoga Allah membahagiakan Engkau dengan Mereka anak dan keturunan Mudan memberikan Mu Anugerah yang tiada batasnya,.

Dan semoga Allah membahagiakan Ibu Mu dengan keridhoan dan pahala yang besar serta kecintaan daripada Tuhan Mu dan memberikan Anugrah kepada setiap Orang yang mencintai Mu dan memberika kepada mereka Taufiq Untuk menempuh jalan yang di Ridhoi Oleh Tuhan Mu,.
 
Majelis, peninggalan-peninggalan  yang indah yang Engkau tinggalkan untuk kami akan senantiasa Terus berlanjut dibawah Anugerah dan KArunia Allah yang tiada Hentinya,.

Semoga Allah SWT mencurahkan Sholawat serta salamnya kepada kekasih Allah SWT sebaik-baik Utusan Sholawat yang tiada Hentinya,.


Dan semoga tercurah Sholawat serta salam kepada keluarga dan Para Sahabatnya Dan Kepada Engkau Secara Khusus (Sayyid Munzir), Dan kepada Pemimpin Para Aulia Serta Orang-Orang Yang Mulia disisi Allah SWT,.


Jumat, 08 November 2013

2900 Orang Warga Inggris Bersyahadat Ditangan Guru Mulia

2900 Orang Warga Inggris Bersyahadat ditangan Guru Mulia

Guru Mulia Almusnid Al'arif billah Alhabib Umar bin Muhammad bin salim bin hafizh BSA.

Kami dengar Langsung kemarin dari lisan Habib
Gasim bin husen Al'atthos (khodim guru mulia
ketika di Darul Musthofa), yg beliau diceritakan
lgsg dari lisan Habib muhammad bin umar bin
muhammad bin salim bin hafizh Bsa (anak guru
mulia).

Satu waktu Murid guru mulia di brithania Inggris
membuat acara semacam seminar dlm satu
gedung yg berkapasitas 3000 peserta yg
kesemuanya dari kalangan Prof, DR, kalangan
terpelajar namun kesemuanya beragama non
muslim. Seperti biasa sebelum berceramah guru
mulia membaca Ratib al'atthos, membaca
maulid dhiyaaul laami' yg telah ada terjemahan
bahasa inggrisnya, disaat mahalul qiyaam semua
ikut berdiri dan hampir semua peserta menangis.
Selesai maulid guru mulia memberikan ceramah.

Akhirnya ceramah usai dan guru mulia pun
keluar dari gedung hendak menuju ke mobil,
sampai di mobil ternyata murid guru mulia dari
pihak crew event tersebut meminta guru mulia
untuk masuk kembali krn katanya jama'ah di
dalam gedung masih belum puas mendengar
ceramah guru mulia,akhirnya guru mulia balik
lagi ke gedung tersebut. Setelah beliau naik
panggung/podium lagi beliau bertanya ke seluruh
peserta seminar : kenapa kalian memanggilku
kembali?

Jawab peserta : kami ingin masuk Islam mengucapkan syahadat melaluimu.
Subhanallah. . . tidak kurang dari 2.900 peserta
masuk Islam.

“Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina
Muhammad nuuri-kas saari wa madaadikal jaari
wajma’nii bihi fi kulli athwaari wa ‘ala alihi wa
shahbihi yannuur”

dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan
lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an

jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata
Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada
pecinta Alqur'an, dengan memahaminya atau
tidak dg memahaminya,.

Dari FB : Tim Dakwah Al-Bahjah


Rabu, 30 Oktober 2013

NASEHAT HATI SANG SULTHONUL QULUB ALHABIB MUNZIR ALMUSAWA

Nasehat Hati Sang Sulthonul Qulub Habib Munzir
Al Musawa.

Habibana berkata :
Saudaraku yang ku muliakan,
Hidup kita bahagia, tenang dan damai dengan
tuntunan Sayyidina Muhammad SAW .

Sebagaimana diriwayatkan di dalam Shahih Al
Bukhari, Rasul SAW bersabda :
ﻣَﻦْ ﻟَﺎ ﻳَﺮْﺣَﻢُ ﻟَﺎﻳُﺮْﺣَﻢُ

“ Barangsiapa yang tidak mengasihani, maka ia
tidak dikasihani “

Jadi semakin kita bengis kepada orang lain, hati-
hati takdir Allah semakin bengis kepada kita.

Maka
semakin kita berlemah lembut kepada orang lain,
Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang makin
berlemah lembut kepada kita.
Maka berlemah lembutlah kepada orang lain
semampunya , dan berusahalah jika orang-orang
berbuat jahat kepada kita doakan agar dia diberi
hidayah, karena banyak dari teman dan saudara
kita itu berbuat kemungkaran karena dijebak oleh
syaitan, hatinya tidak mau, hatinya ingin baik,
mungkin ia melihat kalian hadir ke majelis hatinya
terpanggil walaupun dia sedang dalam keadaan
mungkar dan dosa , (si pendosa berkata dalam
hatinya) “aku ingin seperti dia hadir ke majelis”
namun dikalahkan oleh kekuatan syetan,,”ah nanti
saja lain waktu”, nah hal seperti ini yang perlu
dikasihani, hidayah ada di hatinya tapi ia
dikalahkan oleh kekuatan syetan maka perlu
dikasihani, diseru dengan kelembutan dan diajak
kepada keluhuran.

Warisi perjuangan Nabi kita Muhammad SAW
dalam hari-hari kita, bukan berarti harus menjadi
Da’i semua namun jadilah penyeru ke jalan
keluhuran di rumah, di tetangga, di pekerjaan, di
sekolahan, kenalkan budi pekerti yang baik pada
ayah bunda,
“kenapa ayah ibu saya selalu kasar pada saya?”
Kalau kau berlemah lembut pada mereka sekali,dua
kali, tiga kali, seminggu dua minggu, belum satu
bulan engkau berlemah lembut pada ayah ibu mu,
kau akan menjadi orang kesayangannya, dan kau
tidak akan disakiti perasaanmu karena kau menjadi
anak yang di banggakan, kenapa ? karena sangat
berlemah lembut pada Ayah Bunda nya.

Hampir semua orang yang bengis kepada orang
lain, kalau ia di lemah lembut maka ia akan
berubah menjadi baik, kenapa? Karena, pedang
akhlak dan budi pekerti itu adalah pedang cahaya,
kalau pedang besi hanya bisa merobek dada atau
jantung, membunuh…, paling banyaknya tidak bisa
lebih dari itu,
tapi pedang cahaya itu bisa menembus sanubari ,
merubah hati yang keras menjadi hati yang lembut
penuh cahaya, membuat orang yang bengis menjadi
orang yang sangat sering menangis, membuat
orang yang selalu berbuat jahat menjadi orang
yang selalu berbuat baik, membuat musuh terjahat
menjadi teman tersetia, itulah pedang cahaya
akhlak Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian banyak saya tidak bisa sebutkan satu
persatu, riwayat Shahih Bukhari dan lainnya ; orang
yang berkata kepada Nabi Muhammad SAW tidak
ada orang yang lebih kubenci dari Muhammad
SAW, tapi setelah keramahan beliau berubah
menjadi orang yang paling dicintainya adalah
Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian nasehat dari Sulthonul Qulub Habib
Munzir Al Musawa.
Semoga bermanfaat.


NASEHAT HATI SANG SULTHONUL QULUB ALHABIB MUNZIR ALMUSAWA

Nasehat Hati Sang Sulthonul Qulub Habib Munzir
Al Musawa.

Habibana berkata :
Saudaraku yang ku muliakan,
Hidup kita bahagia, tenang dan damai dengan
tuntunan Sayyidina Muhammad SAW .

Sebagaimana diriwayatkan di dalam Shahih Al
Bukhari, Rasul SAW bersabda :
ﻣَﻦْ ﻟَﺎ ﻳَﺮْﺣَﻢُ ﻟَﺎﻳُﺮْﺣَﻢُ

“ Barangsiapa yang tidak mengasihani, maka ia
tidak dikasihani “

Jadi semakin kita bengis kepada orang lain, hati-
hati takdir Allah semakin bengis kepada kita.

Maka
semakin kita berlemah lembut kepada orang lain,
Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang makin
berlemah lembut kepada kita.
Maka berlemah lembutlah kepada orang lain
semampunya , dan berusahalah jika orang-orang
berbuat jahat kepada kita doakan agar dia diberi
hidayah, karena banyak dari teman dan saudara
kita itu berbuat kemungkaran karena dijebak oleh
syaitan, hatinya tidak mau, hatinya ingin baik,
mungkin ia melihat kalian hadir ke majelis hatinya
terpanggil walaupun dia sedang dalam keadaan
mungkar dan dosa , (si pendosa berkata dalam
hatinya) “aku ingin seperti dia hadir ke majelis”
namun dikalahkan oleh kekuatan syetan,,”ah nanti
saja lain waktu”, nah hal seperti ini yang perlu
dikasihani, hidayah ada di hatinya tapi ia
dikalahkan oleh kekuatan syetan maka perlu
dikasihani, diseru dengan kelembutan dan diajak
kepada keluhuran.

Warisi perjuangan Nabi kita Muhammad SAW
dalam hari-hari kita, bukan berarti harus menjadi
Da’i semua namun jadilah penyeru ke jalan
keluhuran di rumah, di tetangga, di pekerjaan, di
sekolahan, kenalkan budi pekerti yang baik pada
ayah bunda,
“kenapa ayah ibu saya selalu kasar pada saya?”
Kalau kau berlemah lembut pada mereka sekali,dua
kali, tiga kali, seminggu dua minggu, belum satu
bulan engkau berlemah lembut pada ayah ibu mu,
kau akan menjadi orang kesayangannya, dan kau
tidak akan disakiti perasaanmu karena kau menjadi
anak yang di banggakan, kenapa ? karena sangat
berlemah lembut pada Ayah Bunda nya.

Hampir semua orang yang bengis kepada orang
lain, kalau ia di lemah lembut maka ia akan
berubah menjadi baik, kenapa? Karena, pedang
akhlak dan budi pekerti itu adalah pedang cahaya,
kalau pedang besi hanya bisa merobek dada atau
jantung, membunuh…, paling banyaknya tidak bisa
lebih dari itu,
tapi pedang cahaya itu bisa menembus sanubari ,
merubah hati yang keras menjadi hati yang lembut
penuh cahaya, membuat orang yang bengis menjadi
orang yang sangat sering menangis, membuat
orang yang selalu berbuat jahat menjadi orang
yang selalu berbuat baik, membuat musuh terjahat
menjadi teman tersetia, itulah pedang cahaya
akhlak Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian banyak saya tidak bisa sebutkan satu
persatu, riwayat Shahih Bukhari dan lainnya ; orang
yang berkata kepada Nabi Muhammad SAW tidak
ada orang yang lebih kubenci dari Muhammad
SAW, tapi setelah keramahan beliau berubah
menjadi orang yang paling dicintainya adalah
Sayyidina Muhammad SAW .

Demikian nasehat dari Sulthonul Qulub Habib
Munzir Al Musawa.
Semoga bermanfaat.


Sabtu, 26 Oktober 2013

SYAIR QASIDAH GUBAHAN ISTRI TERCINTA

Syair Qasidah Gubahan Sang Istri tercinta

Kabulkanlah bagi kami segala permohonan dengan
keberkahan sebaik-baik Hamba ( Rasulullah SAW )

Kabulkanlah bagi kami segala permohonan dengan
keberkahan Munzir Fuad

Wahai Tuhan kami sesungguhnya Engkau lebih
mengetahui Akan kesedihan dan musibah kami dan
apa-apa yg ada didalam hati kami dari kekeruhan
dan keresahan.

Atas perpisahan dengan kekasih kami Sayyid
Munzir Fuad, Beliau Guru kami dan penyambung
disini ( dunia ) dan kelak di hari kiamat.

Maka hati - hati kami sedih dan menangis dan
pedihnya sakit ini ada dalam sanubari - sanubari
kami dan kami ridho terhadap ketentuan-Mu dan
keridhoan-Mu Ɣªήğ kami harapkan.

Maka perbaiki kami untuk menjadi sebaik khalifah
( penerus ) bagi beliau, Wahai Tuhan kami bersama
anak - anak beliau dan orang - orang yg mencintai
beliau Ɣªήğ mencari dan mengharapkan anugerah-
Mu.

Kekuatan dan kekuasaan adalah Milik-Mu. Wahai
Ɣªήğ Maha Tinggi lagi Dermawan kekasih kami
telah berjalan sebagaimana jejak kakek - kakek
beliau.

Dan bagi Majelis Rasulullah, beliau telah
membangunnya, beliau mengajarkan kami cinta
terhadap Musthofa SAW, sebelum cinta kepada
keluarga dan anak - anak kami.

Beliau menyinari sanubari kami dan menyinari
seluruh kota dengan nasihat dan kelembutan serta
cinta bagi mereka yg berhati keras dan bercerai
berai ( pun disinari oleh beliau )
Kemuliaan dan kedermawanan dari beliau telah
meluas pada setiap saat, memberi dan berinfaq
senantiasa tanpa membatasi ataupun menghitung.

Dan dengan senyuman beliau mengajarkan kami
beliau berikan (senyuman) bagi mereka yg cinta
maupun mereka yg hasad (dengki) dan dengan
Lafadz Jallah "Ya Allah" kami semua bersandar
pada beliau.

Dan Habib Umar adalah gurunya, Wahai Tuhanku
tambahkanlah anugerah pada beliau ( Al Habib
Umar ), secara zohir dan bathin senantiasa , Wahai
Tuhan kami berikanlah pertolongan dengannya ( Al
Habib Umar ).

Dan kumpulkanlah kami bersama dengan beliau,
Wahai Tuhan Wahai Ɣªήğ Maha Mulia, senantiasa
disetiap saat, saat ini ( didunia ) dan kelak di hari
kiamat.

Wahai kesedihan hatiku dan kerinduanku terhadap
Sayyid Munzir Fuad dengan Rahmat-Mu Ya Allah
sayangi beliau, kekasih kami yg berada dalam
sanubari kami.

Dan tinggikanlah kedudukan beliau dan jadikanlah
beliau pendampig sebaik-baik hamba ( Rasulullah
saw ) dan tempatilah beliau dalam tenda
perkumpulan Sang Thaha, Niscaya kebahagiaan
beliau akan bertambah
Betapa beruntungnya engkau Wahai Sayyidi telah
kau raih, derajat yg tinggi dalam cinta dan
kesedihan, kelelahan dan keresahan telah menjauh
darimu wahai Sayyidi.

Ya Rabb limpahkanlah sholawat dan salam tanpa
batas maupun hitungan atas Sayyidina Musthofa
saw dan keluarga beliau dan sahabat - sahabat
beliau serta bagi putera Fuad ( Al Habib Munzir bin
Fuad Almusawa).


Jumat, 25 Oktober 2013

AKU BERMIMPI NABI SEKITAR 80 KALI

AKU MIMPI NABI SEKITAR 80 KALI

“Kenangan Al-Habib Husein Nabil Assegaf
Tentang Sahabat Karibnya, Al-Habib Mundzir Al-
Musawa”
Jadi teringat 2 peristiwa yang aku saksikan
sendiri dengan dua mataku tentang keutamaan
sahabatku ini. Suatu ketika datang seorang
shaleh dan memiliki kelebihan di sisi Allah yang
bermarga al-Haddad ke masjid at-Takwa di desa
Aidid Tarim.
Ya, saat itu Dar al-Mustafa belum dibangun, jadi
kami tinggal di ruangan kosong di atas masjid
selama setahun. Orang shaleh itu mendatangi
kami dan berbicara tentang mimpi Nabi Saw. Ia
mengatakan bahwa mereka yang ingin bermimpi
Nabi juga harus mengikuti akhlaknya dan
meresapi bacaan shalawat.
“Ahh, habib ini menyindir aku.” Kataku di dalam
hati yang saat itu sedang berusaha, tetapi belum
juga memimpikan Nabi. Lalu ia menoleh ke wajah
sahabatku dan memaksanya untuk menyebutkan
berapa kali ia memimpikan Nabi, atau jika tidak
mau maka habib itu sendiri yang akan
menyampaikan. Sahabatku berkata: “Aku mimpi
Nabi sekitar 80 kali.”
Begitupula saat Dar al-Mustafa baru selesai
dibangun, aku ingat Habib Umar bin Hafidz
mengabsen nama kita satu-persatu untuk
menentukan kamar. Saat menyebut nama
sahabatku, ia tersenyum dan kulihat tatap
matanya dalam ke arah wajahnya sambil berkata:
“Mundzir (pemberi peringatan), kelak engkau akan
menjadi pemberi peringatan.”
Selamat jalan sahabatku, semoga Rasul dan ahl
baitnya, serta para salaf pendahulu yang shaleh
saat ini akan menyambutmu dengan bangga.
Selamat jalan sahabat, yang memenuhi waktunya
dengan perbuatan yang istimewa di sisiNya.
Semoga Allah mengampuni, merahmati dan
memaafkanmu. Semoga kelak kita bisa bertemu
dalam keadaan yang diridhai oleh Allah dan
RasulNya.
Al-Habib Husein Nabil Assegaf adalah salah
seorang murid al-Habib Umar bin Hafidz. Beliau
satua angkatan dengan al-Habib Mundzir bin
Fuad al-Musawa. Kini beliau aktif di dunia
dakwah dan aktif menulis. Akun fb beliau adalah:

https://www.facebook.com/husin.nabil


Sungguh Kau akan berpisah dengannya tanpa peduli,.

Demi Allah, Pencipta hidup dan mati, berkehendak
mencegah dan memberi, memuliakan atau
menghinakan diri, melimpahkan kekuasaan atau
mencabutnya tanpa kompromi, cintailah siapa yang
ingin kau cintai, sesungguhnya kau akan berpisah
dengannya tanpa peduli.
Akhir-akhir ini, kematian membangunkanku dari
mimpi, memecutku berkali-kali. Berapa banyak
tetesan air mata berderai, mengantarkan setiap
mayat yang terkulai. Sungguh kusaksikan
ketidakberdayaan di setiap sisi. Wahai manusia,
kemanakah kau akan pergi? Apakah yang kau cari?
Puaskah kau dengan megahnya rumah di bumi?
Banggakah kau dengan tunggangan yang kau beli?
Muliakah kau dengan jabatan duniawi? Amankah
kau dengan sahabat, kerabat, anak dan istri?
Berapa banyak manusia wanita dan lelaki, dulu
hidup tegak berdiri, dan memiliki jati diri. Saat ini,
hilang ditebas mati. Terkubur dalam tanah yang
gelap dan sunyi, sempit dan sepi.
Berapa banyak manusia yang dulu gagah dan
berotot besi, namun menggigil gelisah dan lemah
lunglai, saat terdengar denting maut berbunyi.
Berapa banyak mereka yang dulu dielu-elukan,
dipuja dan dipuji, lalu menjadi hina tak berarti, saat
dijemput mati.
Maha Tinggi Allah, lagi Maha Suci. Anak, sahabat,
istri, dan dokter tak mampu menolong atau
memberi. Tangan mereka sangat lemah untuk
menarik kembali umur yang telah dilalui, atau
menambahnya walau hanya sehari. Mati akan
membawanya pergi, tanpa ada yang menemani.
Maut akan menjerumuskannya ke perut bumi
sendiri.
Mereka yang hidup beramal baik dan menghindari
segala duri, akan kembali dengan indah lagi
berseri. Namun yang berhati busuk dan lalai,
berada dalam siksa, pedih, sakit yang tak pernah
berhenti.
Kembali ….. kembali ke jalan Sang Pembawa
Wahyu yang Suci, Muhammad yang berbudi.
Allahumma Shalli `ala sayyidinaa Muhammad wa
`alaa aalihi wa shahbihi.

HABIB HUSIN NABIL.


Senin, 21 Oktober 2013

PERJUANGAN HABIBANA MUNZIR ALMUSAWA

Sulthonul Qulub Al Habib Munzir Al Musawa :

Dalam hal ini ingin saya sampaikan akan suatu
hal, mungkin banyak yang menyangka bahwa
Majelis Rasulullah tidak peduli dengan
perkembangan
Ahmadiyah, padahal tidak demikian adanya,
sebagaimana MR telah mengeluarkan dana
sebesar 60.000 USD untuk membantu
perkembangan pesantren (Aswaja) yang
berlokasi paling dekat dengan markas
Ahmadiyah.
Siapa yang mengatakan bahwa MR tidak peduli
dengan kedatangan Lady Gaga ke Indonesia,
justru saya langsung yang menghubungi Habib
Riziq dan saya sampaikan supaya saya diberi
tempo waktu dalam 3 hari untuk bertindak dan
jika kunjungan tersebut tidak juga dibatalkan
maka silahkan Habib Riziq bertindak,
Alhamdulillah yang akhirnya di hari ketiga dari
tempo waktu yang saya minta, kunjungan Lady
Gaga ke Indonesia dibatalkan. Maka tanpa
perlu ribut dan bentrok dengan massa dan
lainnya, namun cukup dengan menghubungi
beberapa pejabat yang berkepentingan dan
sampaikan kepada mereka secara baik-baik
bahwa kunjungan orang tersebut akan
menimbulkan kontra diantara masyarakat,
dengan cara demikian permasalahan
terselesaikan dengan baik
tanpa harus menimbulkan percekcokan antara
satu kelompok dan yang lainnya.
Muncul juga perkataan terhadap Majelis
Rasulullah, yaitu mengapa MR menghadirkan
Dubes Amerika pada acara Maulid Nabi
Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam,
bukankah dahulu ketika Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam
berdakwah, belum ada diantara mereka yang
beriman, hanya beliau shallallahu ‘alaihi
wasallam
sendiri yang beriman,
namun beliau shallallahu ‘alaihi wasallam
ketika itu mengundang orang-orang non
muslim dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam
juga di datangi oleh orang-orang yahudi dan
beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga
mendatangi orang-orang yahudi untuk
menyampaikan dakwah kepada mereka.
Begitu juga kedatangan Duta Besar Amerika
Serikat juga sudah disetujui oleh guru mulia Al
Musnid Al Arif billah Al Habib Umar bin
Muhammad Al Hafizh, dan beliau berkata dan
berdoa bahwa yang datang berkunjung dan
para personilnya akan masuk Islam.
Oleh sebab itu jangan gegabah bersangka buruk
atas langkah-langkah kita, karena itu semua
bukanlah sembarang langkah namun langkah-
langkah itu adalah mengikuti langkah guru
mulia Al Habib Umar bin Salim Al Hafizh.


Sabtu, 19 Oktober 2013

RINDU DENGAN RASULULLAH SAW

Di riwayatkan seorang ibu – ibu tua lanjut usia,
ketika Sayyidina Umar bin Khattab radhiyallahu'an
hu lewat, Khalifah di masa lalu, pemimpin di masa
lalu malam tidak tidur, keliling kerumah – rumah
fuqara, keliling ke rumah – rumah dhu’afa, ke
rumah – rumah orang susah , kerumah anak yatim
barangkali ada rintihan tangis, barangkali ada yang
kelaparan, barangkali ada yang kebutuhan maka
dia lewat, rumah – rumah itu di ketahui, satu
rumah di lewati Sayyidina Umar bin Khattab tau di
situ ada seorang ibu – ibu lanjut usia yang sendiri
sebatang kara tidak ada orang bersamanya di
lewati oleh Sayyidina Umar bin Khattab mau di
lihat apakah pelitanya hidup atau barangkali perlu
di bantu untuk menghidupkan pelitanya, Khalifah
Umar bin Khattab radhiyallahu'anhum, maka di
malam hari itu ia mendengar senandung do’a
munajat dan tangis dari ibu tua itu, maka
Sayyidina Umar mendekatkan telinganya “ jangan –
jangan ibu – ibu ini lapar, kurang makanannya, aku
harus membantunya”
Maka ia mendekatkan telinganya apa yang di
rintihkan ibu itu, ternyata ibu itu sedang berdo’a :
“wahai Allah kau telah pisahkan aku dari Nabi
Muhammad di dunia, jangan pisahkan lagi aku
dengan Muhammad di akhirat, di dunia sudah kau
buat Rasul wafat sebelumku, jangan sampai di
akhirat aku tidak jumpa lagi”
Jatuh roboh Sayyidina Umar bin Khattab
radhiyallahu'anhu mendengar ibu itu, hingga tidak
bisa lututnya menahan tubuhnya, dia jatuh berlutut
dan menangis dari rindunya kepada Rasul
shallallahu 'alaihi wasallam dan dari harunya atas
do’a ibu yang sudah lanjut usia itu yang masih
terus sedih dengan wafatnya Nabi shallallahu
'alaihi wasallam, sehingga berkata :

“wahai Allah kau telah wafatkan dan pisahkan aku
dengan Nabi Muhammad di dunia, jangan pisahkan
aku dengan Nabi Muhammad di akhirat” Demikian
do’a ibu itu, Sayyidina Umar
radhiyallahu'anhu menangis.

"Wahai Allah kau telah wafatkan dan pisahkan aku
dengan Nabi Muhammad dan guru ku Habibana
Munzir Almusawa, jangan pisahkan aku dengan
Nabi Muhammad dan guru ku di akhirat kelak".


Selasa, 15 Oktober 2013

ALLAH MAHA MAMPU MERUBAH KEADAAN


Sulthonul Qulub Al Habib Munzir Al Musawa:

Allah mampu mencabut kenikmatan yang ada pada
manusia, baik itu kenikmatan secara zhahir atau
bathin, namun Allah tidak terburu-buru untuk
melakukan hal itu. Kita melihat banyak orang yang
pendosa semakin hari keadaannya bertambah
makmur, mereka yang tidak mau bersyahadat
justru keadaannya semakin dimudahkan, namun
ingat Allah Maha Mampu mencabut semua
kenikmatan atau kebaikan yang ada pada mereka,
akan tetapi Allah biarkan mereka tetap lalai dan
bermain-main dalam kebathilan hingga datang hari
yang telah dijanjikan Allah untuk mereka, sehingga
keadilan akan ditegakkan di hari itu. Jadi jangan
cemburu dengan pendosa yang banyak maksiat
namun dilimpahi kenikmatan berupa keluasan rizki,
karena di hari yang telah dijanjikan kelak akan
berlaku keadilan yang sesungguhnya. Beruntunglah
orang-orang yang hadir di majelis dzikir, karena
kelak keadaan akan berbeda dengan keadaan
sekarang. Sekarang banyak orang yang
meremehkan dan mentertawakan orang-orang yang
hadir di majelis dzikir, namun kelak di hari kiamat
orang-orang yang yang dahulu selama di dunia
menertawakan orang-orang muslim, seperti orang
yang berkata : “ngapain hadir terus di majelis
dzikir, dzikir dan dzikir aja, kapan mau maju!!”
misalnya , maka orang yang seperti itu kelak akan
ditertawakan di hari kiamat. Tentunya sungguh
beruntung orang-orang yang mempunyai
kepedulian kepada saudara sesama, teman,
tetangga, jika kita melihat orang tua kita belum
mau mengerjakan shalat, maka jangan dibenci,
namun dibimbing dan diajak untuk melakukan
shalat, dengan berbuat baik kepada mereka dengan
cara apapun misalnya dengan membawakan
makanan atau minuman kesukaannya, jika mereka
memarahi atau mencaci maka perlakukan mereka
dengan lebih baik lagi, jangan justru ditegur dengan
kasar, misalnya dengan berkata : “malu punya
bapak ngga mau shalat”, maka hal yang seperti ini
akan semakin membuatnya enggan dan lebih jauh,
maka berilah peringatan tapi Jangan sampai
membuat orang semakin jauh, peringati dengan
cara yang baik, misalnya dengan membawakan
makanan kesukaan ayahnya lalu beranjakklah
untuk shalat, dan ketika ditanya : “kamu ngga
makan?”, maka jawab : “ saya shalat dulu ayah”,
maka hal yang seperti itu tanpa kita sadari hal itu
adalah cara yang baik untuk member peringatan
kepada orang tua kita untuk shalat. Maka semua
yang ada disekitar kita, keluarga, anak, istri, suami,
saudara dan yang lainnya semua itu adalah tangga
untuk kita mencapai keluhuran, sebagai pewaris
dan penerus sayyidina Muhammad shallallahu
‘alaihi wasallam. Jika rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam ada bersama kita, maka beliau yang
akan mendakwahi keluarga kita, namun beliau telah
mengembankan tugas kepada kita, sebagaimana
sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam :

ﺑَﻠِّﻐُﻮْﺍ ﻋَﻨِّﻲْ ﻭَﻟَﻮْ ﺁﻳَﺔً

“ Sampaikanlah (apa-apa) dariku walaupun satu
ayat ”


Senin, 14 Oktober 2013

Maha Pencemburunya Allah,.

Sulthonul Qulub Al Habib Munzir Al Musawa:

Allah Swt sangat mencintai kita, dan tidak ada
satupun yang lebih pencemburu dari Allah Swt.
Mungkin kita kaget ketika mendengar Allah
pencemburu, maksudnya apa?, cemburu itu
datangnya dari cinta, cemburu itu adalah ingin
kekasihnya selalu dekat dengannya dan jangan jauh
darinya, jika saja ada gerakan atau ucapan yang
membuat kekasihnya jauh, maka ia akan marah
itulah sifat cemburu. Hadirin hadirat, ternyata Allah
itu cemburu kepada hamba-hamba-Nya, oleh
sebab itulah Allah mengharamkan perbuatan-perbu
atan jahat, kenapa Allah mengharamkan perbuatan
dosa?, karena dengan perbuatan dosa hamba-Nya
akan jauh dari Allah dan Allah tidak mau hamba-
Nya jauh dari-Nya, Allah ingin kita dekat, Allah
tidak ingin kita berbuat buruk hingga menjauh dari
Allah, Allah ingin kita berada dalam kasih-Nya,
ketika berbuat hal-hal yang tidak disukai Allah
maka ia akan terkena dosa, kenapa? karena Allah
ingin hamba-Nya jauh dari dosa karena cinta-Nya
kepada kita. Kita lihat, jika seandainya Allah Swt
tidak cinta kepada kita, maka sekali seorang
hamba berbuat dosa dan dicabut nyawanya
sehingga wafat dalam su'ul khatimah sekali
berbuat dosa. Tetapi Allah cinta kepada hamba-
Nya, sekali ia berbuat dosa maka ditunggu
barangkali beristighfar, dihadirkan di majelis dzikir
dan majelis ta'lim maka ia akan mendapat
pengampunan dan mendekat lagi kapada Allah,
sungguh indahnya Allah. Dan ketika shalat lima
waktu maka terus dihapus dosa-dosanya, ketika ia
berwudhu maka ia mendapat penghapusan dosa,
memuji Allah ia mendapat penghapusan dosa,
selesai shalat ia membaca subhanallah 33x,
Alhamdulillah 33x, dan Allahu Akbar 33x maka ia
mendapatkan lagi penghapusan dosa. Di hari
Jum'at, antara Jum'at satu dengan Jum'at lainnya
mendapat penghapusan dosa, ketika tiba bulan
Ramadhan mendapat penghapusan dosa lagi,
ketika puasa Arafah mendapat pengampunan lagi,
ketika puasa 'Asyura mendapat pengampunan lagi,
terus pengampunan mengejar kita.


Maha Pencemburunya Allah,.

Sulthonul Qulub Al Habib Munzir Al Musawa:

Allah Swt sangat mencintai kita, dan tidak ada
satupun yang lebih pencemburu dari Allah Swt.
Mungkin kita kaget ketika mendengar Allah
pencemburu, maksudnya apa?, cemburu itu
datangnya dari cinta, cemburu itu adalah ingin
kekasihnya selalu dekat dengannya dan jangan jauh
darinya, jika saja ada gerakan atau ucapan yang
membuat kekasihnya jauh, maka ia akan marah
itulah sifat cemburu. Hadirin hadirat, ternyata Allah
itu cemburu kepada hamba-hamba-Nya, oleh
sebab itulah Allah mengharamkan perbuatan-perbu
atan jahat, kenapa Allah mengharamkan perbuatan
dosa?, karena dengan perbuatan dosa hamba-Nya
akan jauh dari Allah dan Allah tidak mau hamba-
Nya jauh dari-Nya, Allah ingin kita dekat, Allah
tidak ingin kita berbuat buruk hingga menjauh dari
Allah, Allah ingin kita berada dalam kasih-Nya,
ketika berbuat hal-hal yang tidak disukai Allah
maka ia akan terkena dosa, kenapa? karena Allah
ingin hamba-Nya jauh dari dosa karena cinta-Nya
kepada kita. Kita lihat, jika seandainya Allah Swt
tidak cinta kepada kita, maka sekali seorang
hamba berbuat dosa dan dicabut nyawanya
sehingga wafat dalam su'ul khatimah sekali
berbuat dosa. Tetapi Allah cinta kepada hamba-
Nya, sekali ia berbuat dosa maka ditunggu
barangkali beristighfar, dihadirkan di majelis dzikir
dan majelis ta'lim maka ia akan mendapat
pengampunan dan mendekat lagi kapada Allah,
sungguh indahnya Allah. Dan ketika shalat lima
waktu maka terus dihapus dosa-dosanya, ketika ia
berwudhu maka ia mendapat penghapusan dosa,
memuji Allah ia mendapat penghapusan dosa,
selesai shalat ia membaca subhanallah 33x,
Alhamdulillah 33x, dan Allahu Akbar 33x maka ia
mendapatkan lagi penghapusan dosa. Di hari
Jum'at, antara Jum'at satu dengan Jum'at lainnya
mendapat penghapusan dosa, ketika tiba bulan
Ramadhan mendapat penghapusan dosa lagi,
ketika puasa Arafah mendapat pengampunan lagi,
ketika puasa 'Asyura mendapat pengampunan lagi,
terus pengampunan mengejar kita.


Minggu, 13 Oktober 2013

KEADAANNYA BAGAIKAN CERMINAN DARI RASULULLAH SAW

GURU MULIA YG MEMANG PANTAS DIMULIAKAN...
BAGAIKAN BAYANGAN RASULULLAH SAW, DALAM
UCAPAN, PERBUATAN, PEMIKIRAN, DLL, YG BELIAU
PERBUAT, HABIBANA SUDAH MENGUBEK2 BUKU
MACAM MACAM RIWAYAT, DAN KESEMUA
PERBUATAN BELIAU ADA DISUNNAH NABI SAW.
SAMPAI YG SEKECIL KECILNYA..

beliau kini mengkhatamkan Alqur'an 2X malam dan
2X siang..
ketiks habibana saat nyantri disana, habibana
pemimpin kamar, yg setiap kamar ada 9 orang.
tiba tiba datang tetangga dariluar, dan mencari
nama suatu anak santri diantara yg ada, Guru
Mulia yg menemuinya dan menenangkannya, ia
marah karena anaknya yg sedang main dipelataran
pondok ditampar oleh salah seorang santri..
maka guru mulia mengajaknya kerumahnya, lalu
duduk dg orang itu, lalu guru mulia berkata,
kesalahan muridku aku yg akan menanggungnya,
ksrena mereka baru datang dari indonesia, mereka
mungkin belum bisa beradaptasi,
maka beliau menyingkap imamah (sorban dikepala)
yg sebelah kanan, dan mengajukan wajah bagian
kanannya untuk ditampar sepuasnya, demi
menebus kesalahan muridnya... silahkan.... kata
beliau dg sejuk...
maka orang itu menangis dan berkata : bukan anda
wahai tuan sayyid yg saya maksud, anda ulama
mulia, haram tangan saya menyentuh saja wajah
tuan sayyid.., maka guru mulia berkata, maka
maafkan muridku, jika tidak aku tidak akan
melepasmu keluar rumahku sebelum membalasnya
padaku..
sorot mata beliau teduh..., tapi cepat berpindah
kesana kemari, cermat dan sangat teliti
memperhatikan yg disekitarnya, apa orang orang
tua dan ulama sudah disuguhi kesemuanya, jika
ada yg belum maka lirikan tajam saja pada para
santrinya, sudah membuat santrinya gemetar dan
segera menyempurnakan suguhan pada
kesemuanya..

beliau seakan hanya khadim (pembantu) saja bagi
santri santrinya..
khususnya angakat habibana kan angkatakn
pertama, angkatan pertama ini masih lemah dalam
bahasa arabnya, maka beliau yg pergi dg mobilnya,
belanja segala macam, sampai es balok besar
besar, karena beliau tahu orang indonesia biasa
hidup ditempat sejuk, dan saat itu belum ada ac,
dan listrik hanya 4 jam sehari.
saat musim dingin beliau masuk ke rumah
kontrakan pondok, siapa diantara kalian yg tidak
punya selimut?, maka yg mengacung banyak..
maka beliau melirik mereka dan memberi isyarat
untuk ikut beliau kerumahnya, beliau mengeluarkan
4 selimut besar, ternyata masih kurang, beliau
mengeluarkan 3 selimut biasa, ternyata masih
kurang, dan terus demikian, hanya tinggal 1 orang
saja, dan itupun si santri udah ampun ampun agar
jangan merepotkan beliau lagi,
beliau tidak peduli, masuk dalam waktu lama,
keluar dngan sebuah selimut tebal tapi kecil..
semua sudah ada selimut..?, semua menjawab ya,,
maka tidurlah dengan tenang, cuaca dingin disini
menusuk..

esok harinya habibana dan beberapa teman2nya
dihardik oleh adik ipar beliau, kalian ini santri apa
badui tak beradabb??
para santri bingung.. maka ipar beliau berkata,
kalian memakai semua selimut didalam rumah ini,
Guru Mulia mengeluarkannya semua untuk kalian,
sampai yg terakhir adalah selimut milik bayi beliau
yg baru lahir, dan beliau beserta istri dan anak
anaknya tidur dalam satu sorban untuk bersama
sama...
temtu para santri tercenung malu... namun saat
beliau keluar beliau tak berubah sedikitpun, dan
berkata : bagaimana tidur kalian semalam?,
semoga tiada yg kedinginan lagi?
para santri hanya mengiyakan dg nada berat..

begitupula makan beliau, beliau tidak mau makan
sebelum santri santri makan, setelah santri makan,
maka sisa sisanya itulah makanan beliau dan
keluarganya..
disuatu malam putri beliau yg masih bocah
datang : adakah sisa makanan dari makan
malam...?, beberapa santri menjawab : habis..

tapi putri mulia itu mengintip kedapur, terlihat ada
bekas bekas mangkuk kuah yg sudah tidak ada
lauknya, dan beberapa potong roti yg sudah bekas
gigitan yg bertebaran dipiring besar dan roti2 itu
sudah mengering karena sudah berjam jam
dikeluarkan dari bungkusnya, (maklum disono nasi
lbh mahal dari roti),

maka bocah itu mengambil
makanan bekas itu dan membawanya kerumah
ayahnya.. sambil bernyanyi putri mulia itu
bersenandung : kami akan segera makan malam dg
keberkahan yg lebih besar dari semalam... ia
membawanya dg senang..

Rasul saw bersabda : Maukah kuberitahukan orang
orang mulia diantara kalian?, mereka yg jika dilihat
wajahnya akan membuat hatimu bergetar ingin
beribadah kepada Allah.. (Adabul Mufrad Imam
Bukhari)

tidak sabar rasanya ingin segera melihat wajah
itu.. cerah gembira di monas memandangi jamaah
dg penuh kasih sayang..


Sabtu, 12 Oktober 2013

BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT AKAN MENGHAPUS DOSA-DODA,.


BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT, AKAN
MENGHAPUS DOSA-DOSA KITA

Sulthanu Qulub Habibana Munzir Bin Fuad
Almusawa Allah Yarham Berkata:
Allah SWT berfirman : “Boleh jadi kamu membenci
sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia
amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui.” ( QS. Al Baqarah : 216 )

Rahasia keluhuran dari kelembutan ketentuan Ilahi
ditunjukkan disini Agar kita memahami apa-apa
yang telah kita mohonkan kepada Allah SWT,
namun belum Allah SWT kabulkan maka barangkali
hal itu belum baik untuk kita saat ini, dan Pastilah
Allah akan memberikan yang lebih baik dari yang
kita minta.

Allah tidak pernah memberi sesuatu yang sama
seperti yang diminta oleh hamba-Nya, Allah pasti
akan memberi hajatnya dan ditambah lagi
pahalanya atau diberi penghapusan dosa sebab dia
berdoa, sebagaimana firman-Nya dalam hadits
qudsi:
" WAHAI KETURUNAN ADAM , JIKA ENGKAU
BERDOA DAN BERHARAP KEPADAKU NISCAYA
KUAMPUNI DOSA-DOSA KALIAN TANPA
KUPERTANYAKAN LAGI. " (HR Musnad Ahmad).

Maka ketahuilah bahwa mengampuni dosa adalah
sesuatu yang mudah dan remeh bagi Allah
subhanahu wata’ala, namun jangan kita
meremehkannya, karena jika hal itu terjadi bisa
saja Allah SWT tidak mau mengampuni dosa-
dosanya.

Jika kita meremehkan dengan berfikir bahwa Allah
SWT pasti mengampuni dosa sehingga timbul
dalam fikiran kita untuk tidak perlu menjalankan
perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka hal
yang seperti itu bukanlah merupakan harapan atau
prasangka baik terhadap Allah SWT, Akan tetapi
merupakan penghinaan makhluk terhadap Allah
Subhanahu wata’ala.


BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT AKAN MENGHAPUS DOSA-DODA,.


BESARNYA HARAPAN DAN MUNAJAT, AKAN
MENGHAPUS DOSA-DOSA KITA

Sulthanu Qulub Habibana Munzir Bin Fuad
Almusawa Allah Yarham Berkata:
Allah SWT berfirman : “Boleh jadi kamu membenci
sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia
amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui.” ( QS. Al Baqarah : 216 )

Rahasia keluhuran dari kelembutan ketentuan Ilahi
ditunjukkan disini Agar kita memahami apa-apa
yang telah kita mohonkan kepada Allah SWT,
namun belum Allah SWT kabulkan maka barangkali
hal itu belum baik untuk kita saat ini, dan Pastilah
Allah akan memberikan yang lebih baik dari yang
kita minta.

Allah tidak pernah memberi sesuatu yang sama
seperti yang diminta oleh hamba-Nya, Allah pasti
akan memberi hajatnya dan ditambah lagi
pahalanya atau diberi penghapusan dosa sebab dia
berdoa, sebagaimana firman-Nya dalam hadits
qudsi:
" WAHAI KETURUNAN ADAM , JIKA ENGKAU
BERDOA DAN BERHARAP KEPADAKU NISCAYA
KUAMPUNI DOSA-DOSA KALIAN TANPA
KUPERTANYAKAN LAGI. " (HR Musnad Ahmad).

Maka ketahuilah bahwa mengampuni dosa adalah
sesuatu yang mudah dan remeh bagi Allah
subhanahu wata’ala, namun jangan kita
meremehkannya, karena jika hal itu terjadi bisa
saja Allah SWT tidak mau mengampuni dosa-
dosanya.

Jika kita meremehkan dengan berfikir bahwa Allah
SWT pasti mengampuni dosa sehingga timbul
dalam fikiran kita untuk tidak perlu menjalankan
perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka hal
yang seperti itu bukanlah merupakan harapan atau
prasangka baik terhadap Allah SWT, Akan tetapi
merupakan penghinaan makhluk terhadap Allah
Subhanahu wata’ala.


Jumat, 11 Oktober 2013

MANUSIA YANG TAK PERNAH MENGECEWAKAN ORANG LAIN

Manusia Yang Tak Pernah Mengecewakan Orang
Lain

Rasulullah SAW tidak pernah mau mengecewakan
orang lain. Sebagaimana diriwayatkan dalam
Shahih Al Bukhari bahwa pernah ada seorang
wanita, seorang budak wanita miskin dari Afrika
yang bernama Barirah, mengundang Rasul SAW
karena diberi makanan oleh salah seorang
sahabatnya makanan yang sangat enak.
Sebenarnya Barirah sendiri tidak pernah makan
hidangan yang lezat seumur hidupnya, karena ia
sangat miskin.

Maka ketika datang makanan enak, dia justru
teringat kepada Rasul SAW. Aku ingin
menghidangkan makanan yang lezat ini untuk
Rasulullah SAW, demikian sebuah pikiran yang
tulus melintas dalam benak Barirah.
Barirah yang susah ini pun datang mengundang
Rasul SAW ke rumahnya. Maka Rasul SAW yang
tidak pernah menolak undangan dari siapa saja,
datang bersama para sahabat untuk menyenangkan
hati Barirah. Rasul SAW tidak ingin mengecewakan
hati orang lain maka datang Beliau bersama para
sahabat.

Ketika tiba di rumah Barirah, saat para sahabat
melihat makanan yang sangat enak dan mahal,
mereka berpikir bahwa tidak mungkin Barirah
membelinya sendiri. Maka berkata para sahabat:
“Ya Rasulallah barangkali ini adalah makanan
zakat, sedangkan engkau tidak boleh memakan
zakat dan shadaqah. kalau bukan makanan zakat
ya makanan shadaqah, tentunya kau tidak boleh
memakannya.”

Berubah pucatlah wajah Barirah. Ia merasa
bingung, risau, bahkan juga malu mendengar
ucapan para sahabat itu. Hancur hatinya
mendengar kata-kata para sahabat itu, ia baru
teringat bahwa Rasul SAW tidak pernah memakan
makanan atau harta dari shadaqah dan zakat.
Hampir-hampir ia menangis karena hancur
perasaannya. Ia risau, takut serta kecewa dan
malu karena sudah mengundang Rasul SAW untuk
makan makanan yang diharamkan pada Rasulullah
SAW.

Namun sebagaimana Rasulullah SAW adalah
manusia yang paling indah budi pekertinya dan
bijaksana, maka Beliau berkata: “Makanan ini betul
shadaqah untuk Barirah dan sudah menjadi milik
Barirah. Barirah menghadiahkan kepadaku, maka
aku boleh memakannya .“
Rasul SAW pun lalu memakannya.

Demikianlah jiwa yang paling indah yang tidak
pernah ingin mengecewakan para fuqara’. Itu
makanan sedekah betul untuk Barirah tapi sudah
menjadi milik Barirah dan Barirah tidak
menyedekahkannya padaku ( Rasulullah SAW ) tapi
menghadiahkannya kepadaku. Demikian indahnya
akhlak Sayyidina Muhammad SAW.

Firman Allah SWT :

ﻭَﺇِﻧَّﻚَ ﻟَﻌَﻠَﻰ ﺧُﻠُﻖٍ ﻋَﻈِﻴْﻢٍ

“Dan sungguh engkau ( Muhammad SAW ) berada
pada akhlak yang agung”.


Rabu, 09 Oktober 2013

CURAHAN HATI HABIBANA BEBERAPA TAHUN YANG LALU


Tahukah kalian bagaimana dengan keadaan sehari-hari guru kita Habib Munzir Al Musawa ???

baca tulisan berikut ini :

Curahan Hati Habibana Munzir beberapa tahun yg
lalu yg sempat beliau tulis...

Habibana Menulis :
Forwardkan pada kekasih kekasihku di milis....
Malam ini aku tersandar di pembaringan dan
terpaku bertafakkur…, airmata terus mengalir,
alangkah lemahnya hamba ini menghadapi
gelombak ombak… Dihadapanku acara esok malam
di monas, sedangkan acara malam minggu
membuat dadaku pecah, ketika sakit dikepala
belakangku kambuh, dan sakitnya terasa seluruh
urat panas membara sampai ke kuku dan tulang…
dan puncak sakitnya adalah di kepala bagian
belakang…
Malam minggu biasanya kutemui 15-20 ribu
muslimin, namun tubuh yg sudah rapuh ini terus
merangkak menuju majelis yg kukira akan menemui
jamaah yg lebih banyak.. Ternyata yg kutemui
hanya sekitar 300 orang saja, serasa meledak
dadaku karena sedih dan menahan sakit, ingin
rasanya kujatuhkan tubuhku dipangggung dan
terserah apa yg akan terjadi..
Dg tubuh yg terus menahan sakit aku bertahan,
mataku nanar dan panas, wajah dan telinga serasa
menjadi tebal bagai ditampar berkali kali.. keluhan
sakit adalah sebab peradangan otak yg terus
menjadi jadi Aku terus menoleh kekiri dan kanan,
berharap para kekasihku datang berbondong
bondong meramaikan acara, namun hanya
beberapa puluh saja duduk di shaf, dan sisanya
belasan orang berdiri disekitar panggung…,
gelombang jamaah tidak tiba juga, tak lama tiba
konvoi pun mungkin hanya 50 orang saja Aku
terhenyak, kepalaku semakin sakit, seluruh tubuhku
seakan berteriak kesakitan tak kuasa menahan
sakitnya.. Allah.. Allah,..Allah… wahai tubuh penuh
dosa kau harus bertahan…
Ceramah selesai ,, acara ditutup, aku melangkah ke
mobil dg lemah dan ingin kuteriakkan pada semua
orang jangan satupun menyentuh kulitku karena
sangat terasa sakitnya.. namun aku harus
menerima nasibku untuk dikerubuti, mereka datang
dan setia padaku.., mereka orang orang berjiwa
Muhammad saw, aku tak boleh kecewakan mereka
Aku membatin memandangi jumlah yg sangat
sedikit dihadapan panggung besar dan lapangan
bola ini……….. 12 tahun aku berdakwah, inilah hasil
dakwahku, sisanya adalah buih di lautan..
Sampai dimarkas kerebahkan tubuh penuh derita dg
hati yg hancur, ketika mata hampir terlelap maka
aku terhentak bagai dibentak syaitan, esok malam
acara monas, bagaimana nasibmu munzir….!,
adakah akan seperti ini ini…????, hujan akan turun
dank au terpaku kecewa dihadapan guru mulia..???
Aku bagai tersengat stroom tegangan tinggi,
menangis sekeras kerasnya… sakit dikepalaku
sudah tak tertahan, jika kuhantamkan kepala ini ke
tembok hingga kepala ini hancur tdak akan terasa
sakitnya karena sudah dikalahkan oleh sakit yg
jaub lebih berat.. Tubuhku gemetar, lalu aku
berkata : ainiy, bantu aku membuka jubah dan
sorbanku dan gamisku, bantu aku rebah, ini sudah
larut malam, makanan apa yg ada ainiy?, saya
lapar, dan perlu makan sedikit untuk makan obat,
ia berkata : jam segini wahai habib sudah tdk ada
apa2, banyak restoran padang dan penjual
makanana masih tutup pula karena liburan
panjang..,
Baiklah, buatkan indomi saja, sekedar pengganjal
untuk makan obat.. Prof sudah mengatakan, jika
sakit di kepala tak mau hilang dg obat penahan
sakit yg saya berikan, habib harus segera ke rscm
untuk suntik otak…
Berkali kali memang ia menembuskan jarum
sepanjang hampir 15cm itu kedalam otakku
sedalam dalamnya.. ah,,, tidak ada waktu untuk
opname.. aku harus bertahan…
Dihadapankau acara monas,pasrah pada Allah..
lalu saat mata hampir terpejam pikiranku
dihentakkan lagi dg beban berikutnya, 12 rabiul
awal pada 26 februari…., bulan depan…!!!, lalu
kedatangan guru mulia pada sekitar maret….!!,
mestilah ada acara akbar pula..!, lalu 27 rajab isra
mikraj..!, lalu nisfu sya;ban..!!, lalu badr pada
pertengahan ramadhan..!!, lalu habisnya massa
kontrak markas MR dibulan juni…

Aku teringat mimpiku beberapa minggu yg lalu, aku
berdiri dg pakaian lusuh bagai kuli yg bekerja
sepanjang hari, dihadapanku Rasulullah saw berdiri
di pintu kemah besar dan megah, seraya bersabda :
“semua orang tak tega melihat kau kelelahan wahai
munzir, aku lebih tak tega lagi…,
kembalilah padaku, masuklah kedalam kemahku
dan istirahatlah… Ku jenguk dalam kemah mewah
itu ada guru mulia, seraya berkata :kalau aku bisa
keluar dan masuk kesini kapan saja, tapi engkau
wahai munzir jika masuk kemah ini kau tak akan
kembali ke dunia..
Maka Rasul saw terus mengajakku masuk,
“masuklah.. kau sudah kelelahan.., kau tak punya
rumah di dunia(memang saya hingga saat ini
masih belum punya rumah) , tak ada rumah
untukmu di dunia, karena rumahmu adalah disini
bersamaku.., serumah denganku.., seatap dg ku…,
makan dan mium bersamaku .. masuklah,,, Lalu
aku berkata : lalu bagaimana dg Fatah Jakarta?
(Fatah tegaknya panji kedamaian Rasul saw), maka
beberapa orang menjawab dibelakangku : wafatmu
akan membangkitkan ribuan hati utk meneruskan
cita citamu,..!!, masuklah,,,! Lalu malaikat Izrail as
menggenggamku dari belakang, ia memegang dua
pundakku, terasa seluruh uratku sudah
digenggamannya, seraya berkata : mari… kuantar
kau masuk.. mari… Maka kutepis tangannnya, dan
aku berkata, saya masih mau membantu guru
mulia saya…, maka Rasul saw memerintahkan
Izrail as untuk melepaskanku.. Aku terbangun…
Semalam ketika aku rebah dalam kegelapan kulihat
dua tamu bertubuh cahaya, namun wajahnya tidak
bertentuk kecuali hanya cahaya, ia memperkenalkan
bahwa ia adalah Izrail as.. Kukatakan padanya :
belum… belum.. aku masih ingin bakti pada guru
muliaku.. pergilah dulu, maka ia pun menghilang
raib begitu saja.
Tahun 1993 aku bermimpi berlutut dikaki Rasul
saw, menangis rindu tak kuat untuk ingin jumpa,
maka Sang Nabi saw menepu pundakku… tenang
dan sabarlah..sebelum usiamu mencapaii 40 tahun
kau sudah kumpul bersamaku” Usia saya kini 37
tahuh pada 23 feb 73, dan usia saya 38 tahun pada
19 muharram ini.

Peradangan otak ini adalah penyakit terakhirku, aku
senang wafat dg penyakit ini, karena Rasul saw
beberapa bulan sebelum wafatnya terus
mengeluhkan sakit kepala...
Salam rinduku untuk kalian semua jamaah Majelis
Rasulullah saw kelak, jika terjadi sesuatu padaku
maka teruskan perjuanganku.. ampuni
kesalahanku.., kita akan jumpa kelak dg
perjumpaan yg abadi.. Amiin..

Sekarang Allah Yarham telah beristirahat tenang
bersama Rasulullah saw, sirna sudah segala
keluhan yg selalu beliau rasakan,

PERLU DI KETAHUI OLEH SEMUA, HABIBANA
MUNZIR WAFAT DALAM KEADAAN TERSENYUM,
DAN PADA SAAT PEMAKAMAN BELIAU SEBAGIAN
BESAR WILAYAH INDONESIA DALAM KEADAAN
GERIMIS...


CURAHAN HATI HABIBANA BEBERAPA TAHUN YANG LALU


Tahukah kalian bagaimana dengan keadaan sehari-hari guru kita Habib Munzir Al Musawa ???

baca tulisan berikut ini :

Curahan Hati Habibana Munzir beberapa tahun yg
lalu yg sempat beliau tulis...

Habibana Menulis :
Forwardkan pada kekasih kekasihku di milis....
Malam ini aku tersandar di pembaringan dan
terpaku bertafakkur…, airmata terus mengalir,
alangkah lemahnya hamba ini menghadapi
gelombak ombak… Dihadapanku acara esok malam
di monas, sedangkan acara malam minggu
membuat dadaku pecah, ketika sakit dikepala
belakangku kambuh, dan sakitnya terasa seluruh
urat panas membara sampai ke kuku dan tulang…
dan puncak sakitnya adalah di kepala bagian
belakang…
Malam minggu biasanya kutemui 15-20 ribu
muslimin, namun tubuh yg sudah rapuh ini terus
merangkak menuju majelis yg kukira akan menemui
jamaah yg lebih banyak.. Ternyata yg kutemui
hanya sekitar 300 orang saja, serasa meledak
dadaku karena sedih dan menahan sakit, ingin
rasanya kujatuhkan tubuhku dipangggung dan
terserah apa yg akan terjadi..
Dg tubuh yg terus menahan sakit aku bertahan,
mataku nanar dan panas, wajah dan telinga serasa
menjadi tebal bagai ditampar berkali kali.. keluhan
sakit adalah sebab peradangan otak yg terus
menjadi jadi Aku terus menoleh kekiri dan kanan,
berharap para kekasihku datang berbondong
bondong meramaikan acara, namun hanya
beberapa puluh saja duduk di shaf, dan sisanya
belasan orang berdiri disekitar panggung…,
gelombang jamaah tidak tiba juga, tak lama tiba
konvoi pun mungkin hanya 50 orang saja Aku
terhenyak, kepalaku semakin sakit, seluruh tubuhku
seakan berteriak kesakitan tak kuasa menahan
sakitnya.. Allah.. Allah,..Allah… wahai tubuh penuh
dosa kau harus bertahan…
Ceramah selesai ,, acara ditutup, aku melangkah ke
mobil dg lemah dan ingin kuteriakkan pada semua
orang jangan satupun menyentuh kulitku karena
sangat terasa sakitnya.. namun aku harus
menerima nasibku untuk dikerubuti, mereka datang
dan setia padaku.., mereka orang orang berjiwa
Muhammad saw, aku tak boleh kecewakan mereka
Aku membatin memandangi jumlah yg sangat
sedikit dihadapan panggung besar dan lapangan
bola ini……….. 12 tahun aku berdakwah, inilah hasil
dakwahku, sisanya adalah buih di lautan..
Sampai dimarkas kerebahkan tubuh penuh derita dg
hati yg hancur, ketika mata hampir terlelap maka
aku terhentak bagai dibentak syaitan, esok malam
acara monas, bagaimana nasibmu munzir….!,
adakah akan seperti ini ini…????, hujan akan turun
dank au terpaku kecewa dihadapan guru mulia..???
Aku bagai tersengat stroom tegangan tinggi,
menangis sekeras kerasnya… sakit dikepalaku
sudah tak tertahan, jika kuhantamkan kepala ini ke
tembok hingga kepala ini hancur tdak akan terasa
sakitnya karena sudah dikalahkan oleh sakit yg
jaub lebih berat.. Tubuhku gemetar, lalu aku
berkata : ainiy, bantu aku membuka jubah dan
sorbanku dan gamisku, bantu aku rebah, ini sudah
larut malam, makanan apa yg ada ainiy?, saya
lapar, dan perlu makan sedikit untuk makan obat,
ia berkata : jam segini wahai habib sudah tdk ada
apa2, banyak restoran padang dan penjual
makanana masih tutup pula karena liburan
panjang..,
Baiklah, buatkan indomi saja, sekedar pengganjal
untuk makan obat.. Prof sudah mengatakan, jika
sakit di kepala tak mau hilang dg obat penahan
sakit yg saya berikan, habib harus segera ke rscm
untuk suntik otak…
Berkali kali memang ia menembuskan jarum
sepanjang hampir 15cm itu kedalam otakku
sedalam dalamnya.. ah,,, tidak ada waktu untuk
opname.. aku harus bertahan…
Dihadapankau acara monas,pasrah pada Allah..
lalu saat mata hampir terpejam pikiranku
dihentakkan lagi dg beban berikutnya, 12 rabiul
awal pada 26 februari…., bulan depan…!!!, lalu
kedatangan guru mulia pada sekitar maret….!!,
mestilah ada acara akbar pula..!, lalu 27 rajab isra
mikraj..!, lalu nisfu sya;ban..!!, lalu badr pada
pertengahan ramadhan..!!, lalu habisnya massa
kontrak markas MR dibulan juni…

Aku teringat mimpiku beberapa minggu yg lalu, aku
berdiri dg pakaian lusuh bagai kuli yg bekerja
sepanjang hari, dihadapanku Rasulullah saw berdiri
di pintu kemah besar dan megah, seraya bersabda :
“semua orang tak tega melihat kau kelelahan wahai
munzir, aku lebih tak tega lagi…,
kembalilah padaku, masuklah kedalam kemahku
dan istirahatlah… Ku jenguk dalam kemah mewah
itu ada guru mulia, seraya berkata :kalau aku bisa
keluar dan masuk kesini kapan saja, tapi engkau
wahai munzir jika masuk kemah ini kau tak akan
kembali ke dunia..
Maka Rasul saw terus mengajakku masuk,
“masuklah.. kau sudah kelelahan.., kau tak punya
rumah di dunia(memang saya hingga saat ini
masih belum punya rumah) , tak ada rumah
untukmu di dunia, karena rumahmu adalah disini
bersamaku.., serumah denganku.., seatap dg ku…,
makan dan mium bersamaku .. masuklah,,, Lalu
aku berkata : lalu bagaimana dg Fatah Jakarta?
(Fatah tegaknya panji kedamaian Rasul saw), maka
beberapa orang menjawab dibelakangku : wafatmu
akan membangkitkan ribuan hati utk meneruskan
cita citamu,..!!, masuklah,,,! Lalu malaikat Izrail as
menggenggamku dari belakang, ia memegang dua
pundakku, terasa seluruh uratku sudah
digenggamannya, seraya berkata : mari… kuantar
kau masuk.. mari… Maka kutepis tangannnya, dan
aku berkata, saya masih mau membantu guru
mulia saya…, maka Rasul saw memerintahkan
Izrail as untuk melepaskanku.. Aku terbangun…
Semalam ketika aku rebah dalam kegelapan kulihat
dua tamu bertubuh cahaya, namun wajahnya tidak
bertentuk kecuali hanya cahaya, ia memperkenalkan
bahwa ia adalah Izrail as.. Kukatakan padanya :
belum… belum.. aku masih ingin bakti pada guru
muliaku.. pergilah dulu, maka ia pun menghilang
raib begitu saja.
Tahun 1993 aku bermimpi berlutut dikaki Rasul
saw, menangis rindu tak kuat untuk ingin jumpa,
maka Sang Nabi saw menepu pundakku… tenang
dan sabarlah..sebelum usiamu mencapaii 40 tahun
kau sudah kumpul bersamaku” Usia saya kini 37
tahuh pada 23 feb 73, dan usia saya 38 tahun pada
19 muharram ini.

Peradangan otak ini adalah penyakit terakhirku, aku
senang wafat dg penyakit ini, karena Rasul saw
beberapa bulan sebelum wafatnya terus
mengeluhkan sakit kepala...
Salam rinduku untuk kalian semua jamaah Majelis
Rasulullah saw kelak, jika terjadi sesuatu padaku
maka teruskan perjuanganku.. ampuni
kesalahanku.., kita akan jumpa kelak dg
perjumpaan yg abadi.. Amiin..

Sekarang Allah Yarham telah beristirahat tenang
bersama Rasulullah saw, sirna sudah segala
keluhan yg selalu beliau rasakan,

PERLU DI KETAHUI OLEH SEMUA, HABIBANA
MUNZIR WAFAT DALAM KEADAAN TERSENYUM,
DAN PADA SAAT PEMAKAMAN BELIAU SEBAGIAN
BESAR WILAYAH INDONESIA DALAM KEADAAN
GERIMIS...


Peduli Acara MAJELIS RASULULLAH SAW Bank syariah mandiri 061-7121-494 a/n Munzir Almusawa_______Majelis Nisa di seketariat MAJELIS RASULULLAH SAW, setiap hari minggu pkl 14.00 WIB s/d selesai. Tausiah akan disampaikan langsung oleh AL ALAMAH ALHABIB MUNZIR BIN FUAD ALMUSAWA. majelis kusus nisa/WANITA
Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More